Temu Kangen Purnabakti BBPOM di Denpasar, Wujud Kepedulian dan Pelayanan Publik Kelompok Rentan bagi Lansia.

19-07-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 145 kali

Denpasar – Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan yang inklusif kepada seluruh pemangku kepentingan, termasuk para purnabakti yang telah mengabdikan diri selama bertahun-tahun, diselenggarakan kegiatan Temu Kangen Purnabakti pada hari Minggu, 19 Juli 2026. Kegiatan ini menjadi momentum mempererat tali silaturahmi sekaligus wujud kepedulian terhadap kelompok lanjut usia (lansia) yang merupakan salah satu kelompok rentan.

Acara berlangsung hangat dengan dihadiri para purnabakti, jajaran pimpinan, serta pegawai aktif. Selain menjadi ajang berbagi pengalaman, kegiatan ini juga diisi dengan edukasi kesehatan dan pentingnya menjaga kualitas hidup pada usia lanjut. Demikian disampaikan oleh Ketua paguyuban, Gede Nyoman Suandi.

Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Bagus Kusuma Dewa, dalam sambutannya juga menyampaikan bahwa pengabdian para purnabakti merupakan fondasi bagi kemajuan organisasi saat ini. Oleh karena itu, perhatian terhadap kesejahteraan mereka tidak berhenti ketika memasuki masa pensiun, tetapi terus diwujudkan melalui berbagai kegiatan yang mendukung kesehatan fisik, mental, dan sosial.

"Temu Kangen Purnabakti bukan sekadar reuni, tetapi menjadi bentuk penghormatan atas dedikasi para senior sekaligus implementasi pelayanan yang berorientasi pada kelompok rentan. Kami ingin memastikan para purnabakti tetap merasa menjadi bagian dari keluarga besar institusi," ujarnya.

Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam memperkuat pelayanan bagi kelompok lansia melalui pendekatan promotif, preventif, dan berbasis komunitas. Berbagai program terus dikembangkan agar lansia tetap sehat, mandiri, aktif, dan produktif di tengah masyarakat. Suasana penuh keakraban tampak sepanjang kegiatan. Para purnabakti saling berbagi cerita perjalanan pengabdian, pengalaman kerja, hingga memberikan motivasi kepada pegawai yang masih aktif untuk terus menjaga integritas dan semangat melayani masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan hubungan emosional antara institusi dengan para purnabakti tetap terjalin erat, sekaligus menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai kebutuhan para lansia, baik dari aspek kesehatan maupun dukungan sosial. Kehadiran kegiatan seperti ini menjadi bukti bahwa pelayanan publik tidak hanya berorientasi kepada masyarakat luas, tetapi juga kepada insan-insan yang telah berjasa membangun organisasi.

Selanjutnya, Temu Kangen Purnabakti diharapkan dapat menjadi agenda rutin sebagai bagian dari budaya organisasi yang menghargai pengabdian, memperkuat solidaritas antargenerasi, serta mendukung terwujudnya lingkungan kerja yang inklusif dan ramah bagi seluruh kelompok usia. Hal ini sejalan dengan semakin besarnya perhatian terhadap peningkatan kualitas hidup lansia melalui dukungan kesehatan, interaksi sosial, dan pemberdayaan komunitas. (EK)

Sarana