Sosialisasi Ketidakpastian Pengukuran (Uncertainty) Kimia dan Decision Rule

08-05-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 184 kali

Hasil uji merupakan dasar penting dalam pengambilan keputusan di laboratorium, mulai dari penentuan mutu produk, keamanan pangan hingga kepatuhan terhadap regulasi. Namun, setiap hasil pengukuran pada dasarnya selalu memiliki tingkat keraguan tertentu yang dikenal sebagai measurement uncertainty atau ketidakpastian pengukuran (uncertainty).

Ketidakpastian pengukuran merupakan parameter yang menunjukkan seberapa besar keraguan terhadap hasil pengukuran. Ha ini bukan berarti hasil pengukuran yang dilakukan salah, melainkan menggambarkan rentang kemungkinan nilai sebenarnya. Pemahaman dan kemampuan dalam menghitung serta mengevaluasi uncertainty menjadi kompetensi penting bagi personel laboratorium. Dalam banyak kasus, hasil uji digunakan untuk menentukan apakah suatu produk atau sampel memenuhi spesifikasi tertentu. Tanpa mempertimbangkan uncertainty, keputusan dapat menjadi kurang tepat dan berpotensi menimbulkan risiko.

Untuk itu laboratorium kimia Balai Besar POM di Denpasar mengadakan kegiatan sosialisasi Perhitungan Ketidakpastian (Uncertainty) Kimia dan Decision Rule terkait Uncertainty selama dua hari 7-8 Mei 2026 secara Luring pada hari pertama dan Daring pada hari kedua. Sebagai narasumber pada kegiatan ini adalah Ketua Tim Sediaan Farmasi, Ayu Rai Rachmasari, S.Farm, Apt. dan diikuti oleh seluruh personel laboratorium kimia.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan dapat menambah pemahaman dan kompetensi terkait perhitungan dan penggunaan ketidakpastian (Uncertainty) dalam pengambilan kesimpulan hasil uji oleh masing-masing personel yang mengikuti. Selain itu hasil uji yang dilakukan akan lebih valid dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi hasil uji. Perkembangan ilmu pengetahuan hendaknya dijadikan kesempatan untuk terus belajar dan memperbarui kompetensi yang dimiliki.

Sarana