Sinergi Lintas Sektor Kawal Pangan Aman di Kawasan Pura Besakih

22-01-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 201 kali

Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan pangan yang dikonsumsi masyarakat, termasuk pada pelaksanaan kegiatan keagamaan dan budaya. Dalam rangkaian Usabha Dalem Puri Tahun 2026, BBPOM di Denpasar yang dipimpin langsung oleh Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt., melaksanakan koordinasi, sampling, dan pengujian pangan olahan yang dijajakan di kawasan Pura Dalem Puri, Besakih, Kamis (22/01).

Sebanyak 43 sampel pangan olahan siap saji diambil dari area palemahan pura untuk dilakukan pengujian. Sampel tersebut mencakup berbagai jenis pangan, di antaranya pop corn, harum manis, bakso, sosis, sate, cumi, mi ayam, dimsum, minuman berwarna, kerupuk, cendol, es buah, es jeruk, serundeng, corndog, hotang, serta beragam makanan siap saji lainnya.

Pengujian dilakukan langsung di lokasi menggunakan alat uji cepat (rapid test) dengan empat parameter uji, yaitu boraks, formalin, Rhodamin B, dan Metanil Yellow. Hasil pengujian menunjukkan bahwa seluruh sampel yang diuji aman dan bebas dari bahan berbahaya, sehingga layak dikonsumsi oleh masyarakat.

Kegiatan ini merupakan wujud sinergi lintas sektor antara Pengelola FKSPA Besakih, BBPOM di Denpasar, Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem, UPTD Puskesmas Rendang, serta Poltekkes Kemenkes Denpasar. Selain pengawasan melalui sampling dan pengujian, tim juga memberikan edukasi langsung kepada para pedagang pangan siap saji terkait pentingnya penerapan higiene dan sanitasi pangan, serta larangan penggunaan bahan berbahaya dalam makanan.

Melalui kegiatan ini, BBPOM di Denpasar berharap masyarakat dapat menjalankan rangkaian upacara keagamaan dengan rasa aman dan tenang, serta semakin tumbuh kesadaran bersama bahwa pangan aman merupakan bagian penting dari perlindungan kesehatan masyarakat.

Ke depan, BBPOM di Denpasar akan terus hadir dan bersinergi dengan berbagai pihak untuk memastikan keamanan Obat dan Makanan, khususnya pada kegiatan yang melibatkan banyak masyarakat, guna mendukung terwujudnya masyarakat Bali yang sehat, aman, dan berdaya.

Sarana