SINERGI BBPOM DI DENPASAR DAN TOKOH MASYARAKAT: EDUKASI WARGA DESA MENYALI UNTUK MENJADI KONSUMEN CERDAS OBAT DAN MAKANAN

25-06-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 178 kali

Dalam upaya memperkuat perlindungan masyarakat dari risiko peredaran Obat dan Makanan yang tidak memenuhi ketentuan, Balai Besar POM (BBPOM) di Denpasar kembali menyelenggarakan kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) bersama tokoh masyarakat pada Kamis, 25 Juni 2026 di Desa Menyali, Kecamatan Sawan, Kabupaten Buleleng. Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen BBPOM di Denpasar dalam meningkatkan literasi masyarakat agar semakin cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam memilih produk yang dikonsumsi sehari-hari.

Kegiatan yang terlaksana melalui sinergi dengan Anggota Komisi IX DPR RI, Ibu Tutik Kusuma Wardhani, S.E., M.M., M.Kes., menghadirkan ratusan peserta dari berbagai unsur masyarakat. Melalui kolaborasi ini, diharapkan pesan-pesan mengenai keamanan Obat dan Makanan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan memberikan dampak nyata dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya perlindungan kesehatan keluarga.

Dalam sambutannya, Anggota Komisi IX DPR RI, Ibu Tutik Kusuma Wardhani, S.E., M.M., M.Kes., mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap keamanan produk yang digunakan maupun dikonsumsi setiap hari. Menurutnya, pengetahuan masyarakat merupakan benteng pertama dalam mencegah peredaran produk ilegal dan produk yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Sementara itu, Plt. Kepala BBPOM di Denpasar, Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt., menyampaikan bahwa edukasi kepada masyarakat merupakan salah satu strategi utama BPOM dalam memperkuat Sistem Pengawasan Obat dan Makanan. Ia menjelaskan bahwa pengawasan yang efektif tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah sebagai regulator dan pengawas, tetapi juga membutuhkan peran aktif pelaku usaha dalam menjamin mutu produknya serta masyarakat sebagai konsumen yang cerdas dan berdaya dalam memilih produk yang aman.

Pada sesi penyampaian materi oleh ketua TIM KIE dan Sertifikasi BBPOM di Denpasar, Ni Putu Ekayani S.L.,S.Si, Apt.,M.Biomed memberikan edukasi mengenai pentingnya melakukan Cek KLIK (Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa) sebelum membeli atau menggunakan produk. Selain itu, peserta juga mendapatkan informasi mengenai bahaya produk ilegal, penyalahgunaan bahan berbahaya pada pangan, pentingnya memilih kosmetik yang telah memiliki izin edar, serta risiko penggunaan obat tradisional yang mengandung Bahan Kimia Obat (BKO). Materi disampaikan secara komunikatif dengan contoh-contoh kasus yang dekat dengan kehidupan sehari-hari sehingga mudah dipahami oleh seluruh peserta.

Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Antusiasme masyarakat terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan mengenai cara memastikan keaslian produk, keamanan kosmetik yang beredar di pasaran, hingga langkah yang harus dilakukan apabila menemukan produk yang diduga ilegal. Diskusi yang terbangun menunjukkan meningkatnya kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjadi konsumen yang lebih teliti dan tidak mudah tergiur oleh produk dengan klaim berlebihan.

Melalui kegiatan ini, BBPOM di Denpasar tidak hanya menghadirkan edukasi, tetapi juga memperkuat komunikasi dua arah dengan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kondisi di lapangan. Sinergi bersama tokoh masyarakat diharapkan terus menjadi penguat dalam membangun budaya sadar keamanan Obat dan Makanan, sehingga masyarakat semakin mampu melindungi diri dan keluarganya dari produk yang tidak memenuhi persyaratan keamanan, khasiat, mutu, dan gizi. Dengan kolaborasi yang berkelanjutan, diharapkan tercipta lingkungan yang semakin sehat, aman, dan terlindungi melalui partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat dalam pengawasan Obat dan Makanan.

Sarana