Semangat para Kader dalam Gap Assesment GKPD di Klungkung

10-06-2015 Denpasar Dilihat 1731 kali

GAP Assesment adalah tahapan setelah Re-Orientasi Pertama  dan Bimtek Kader Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) tahun 2015. Langkah mantap dan strategi jitu untk mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan pemenuhan konsumsi pangan yang cukup, aman, bermutu dan bergizi seimbang hingga perorangan secara merata di seluruh wilayah Indonesia adalah amanat dari UU RI no 18 tahun 2012 tentang pangan.  Indikator penting Keamanan Pangan Desa adalah hadirnya kader keamanan pangan desa yang aktif membimbing serta mengedukasi masyarakat secara berkesinambungan. Oleh karena itu sebagai praktek langsung pembinaan kepada masyarakat, dilakukan GAP Assesment ke Desa terpilih yaitu sebanyak tiga desa (Kamasan, Takmung dan Kusamba), di Kabupaten Klungkung, Tim GKPD BBPOM di Denpasar langsung menuju lokasi di tiga Desa pada hari Kamis, Jumat tanggal 4 dan 5 Juni 2015.

Tahapan GAP Assesment berlangsung selama 2 hari dengan melakukan survey kepada 50 Masyarakat di Tiap Desa oleh Kader Keamanan Pangan di masing-masing desa, didampingi oleh Tim dari BBPOM di Denpasar. Survey atau fasilitasi penerapan keamanan pangan oleh para kader terkait implementasi keamanan pangan dalam kehidupan sehari-hari, misal di rumah atau sekolah, serta praktek-praktek produksi-distribusi pangan yang baik di lingkup usaha pangan desa sehingga mengantisipasi beredarnya produk-produk pangan yang berisiko terhadap kesehatan. Kegiatan ini sangat didukung oleh masyarakat di 3 Desa tersebut dengan terlihatnya semangat para kader Desa dan Ketua Tim Keamanan Pangan yang juga merupakan Kepala Desa Kamasan Ida Bagus Ketut Danendra, SH; Kepala Desa Takmung I Nyoman Mudita, SH ; dan Kepala Desa Kusamba I Ketut Winastra. Para Kepala Desa sangat mengharapkan adanya perubahan pemahaman dan prilaku dari masyarakat terutama yang disurvey, dari yang kurang bisa memahami keamanan pangan menjadi individu yang dapat menularkan keamanan pangan kepada seluruh masyarakat sehingga beberapa desa di Kabupaten Klungkung dapat menjadi “DESA PANGAN AMAN”

BBPOM di Denpasar

Sarana