Denpasar, 10 Desember 2025 – Saka Pengawasan Obat dan Makanan (Saka POM) Bali kembali menggelar latihan rutin pada Rabu (10/12) bertempat di Pangkalan Saka POM Denpasar. Kegiatan ini menjadi ruang berkumpulnya para generasi muda Saka POM Bali, khususnya anggota generasi ke-2, untuk mengasah kemampuan, memperkuat kedisiplinan, serta mempererat tali persaudaraan.
Latihan diawali dengan upacara pembukaan yang dipimpin oleh anggota Dewan Saka POM Denpasar. Jalannya upacara berlangsung tertib dan khidmat, menggambarkan semangat dan kesiapan para peserta untuk mengikuti kegiatan.
Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan sesi sharing pengalaman Peran Saka, yang dibawakan oleh perwakilan Saka POM Bali yang baru saja mengikuti kegiatan Peran Saka di Gorontalo. Para peserta mendengarkan dengan antusias kisah perjalanan, pembelajaran, hingga tantangan yang dihadapi selama mengikuti kegiatan nasional tersebut. Momen ini menjadi inspirasi bagi generasi selanjutnya untuk terus aktif dan berprestasi.
Agenda berikutnya adalah penyampaian materi Krida Informasi oleh Pamong Saka POM Bali. Materi disampaikan secara interaktif dan mudah dipahami, mulai dari pengenalan fungsi pengawasan Obat dan Makanan hingga peran generasi muda dalam menyebarkan informasi yang benar dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Para peserta terlibat aktif, bertanya, berdiskusi, dan saling bertukar pengalaman dalam suasana penuh keakraban.
Di sela kegiatan, dilakukan pula penyerahan kenang-kenangan dari perwakilan Saka POM Bali yang mengikuti Peran Saka di Gorontalo kepada Majelis Pembimbing (Mabi) Saka POM Bali, yang didampingi oleh PIN Saka POM Denpasar. Penyerahan ini menjadi simbol apresiasi, rasa terima kasih, sekaligus bentuk komitmen untuk terus memperkuat pembinaan Saka POM ke depan.
Kegiatan latihan rutin ini menjadi bukti bahwa Saka POM Bali tidak hanya menjadi wadah pembinaan, tetapi juga ruang untuk bertumbuh, berkarya, dan berkontribusi bagi bangsa melalui edukasi keamanan Obat dan Makanan. Antusiasme peserta menunjukkan bahwa semangat Saka POM terus hidup dan berkembang di tangan generasi muda Bali.