Reformasi Birokrasi : Komitmen Bersama Wujudkan Bangli Pangan Aman

10-04-2015 Denpasar Dilihat 1703 kali

“Aman desaku, aman kabupatenku”, demikian sekilas pernyataan peserta Penyebaran Informasi (PI) Produk Farmakes tahun 2015 di Kabupaten Bangli. Secercah harapan terbersit dari wajah para peserta yang optimis. Koordinasi yang dilakukan dengan Dinas Kesehatan ini telah menghadirkan beberapa tokoh masyarakat penting seperti Tim Penggerak PKK, Karang Taruna,  Kepala Lingkungan, Kepala Desa, Pemuka Agama, Perawat, Bidan (Promkes), dan Pengobat Tadisional Bali, untuk menciptakan satu langkah dan komitmen bersama wujudkan Kabupaten Bangli Pangan Aman  serta Obat Tradisional yang bebas Bahan Kimia Obat (BKO).

 

Acara Penyebaran Informasi tanggal 7 April 2015, bertempat di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli, dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Wayan Jimat. Dalam sambutannya Wayan Jimat menyambut baik dan apresiasi kepada BBPOM di Denpasar atas kepedulian terhadap kesehatan masyarakat Bangli. Sekdis berharap senantiasa adanya sinergi program-program Dinas Kesehatan yang dimilki dengan program BBPOM dalam melindungi masyarakat dari Obat dan Makanan yang berisiko terhadap kesehatan. Sebagai narasumber dari BBPOM di Denpasar yaitu Kepala Seksi Layanan Infrmasi Konsumen, Made Ery Bahari Hantana dan Staf Fungsional Ni Putu Ekayani Scorpiasanty. Pada kesempatan ini peserta PI antusias bertanya terkait materi yang disampaikan tentang Keamanan Pangan, Obat Tradisional dan Suplemen. Ketua tim penggerak PKK juga tidak henti-hentinya berharap supaya BBPOM lebih sering melaksanakan PI ke desa-desa, pasar-pasar serta sekolah-sekolah di Kabupaten Bangli. Beberapa Pengobat tradisional sangat berharap adanya pelatihan khusus tentang Cara Peracikan/Pembuatan Obat Tradisional yang Baik, sehingga terjamin Higiene dan Sanitasi dalam pengolahan jamu racik, walaupun diberikan langsung di tempat praktek. BBPOM menyambut baik antusiasme masyarakat ini demi mewujudkan masyarakat yang sehat.

BBPOM di Denpasar

Sarana