Re Orientasi Langkah Awal Keamanan Pangan di Singaraja

29-04-2016 Denpasar Dilihat 1368 kali

Beraneka ragam permasalahan Keamanan Pangan yang terjadi di masyarakat menginisiasi pentingnya program Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD). Gerakan yang sudah diperkenalkan dan dilaksanakan sejak tahun 2014 ini, telah banyak mengalami kemajuan yang signifikan. Setelah membina dan melatih 13 Desa di 2 kabupaten dan 1 kota di Bali pada tahun 2014-2015, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar kembali melaksanakan GKPD di Kabupaten Buleleng. Tahap awal kegiatan yaitu melalui kegiatan re-orientasi atau Avokasi Kelembagaan Desa dengan mengundang SKPD terkait serta tim keamanan pangan desa yang akan bersinergi dengan BBPOM untuk melaksanakan program GKPD. 

Acara re-orientasi dilaksanakan di gedung pertemuan Pemkab Buleleng pada tanggal 26 April 2016, dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng dr. I Gusti Nyoman Mahapramana.   Sebelumnya Kadinkes juga membacakan sambutan Bupati Buleleng yang menyiratkan sebuah apresiasi kepada BBPOM, dengan terpilihnya Buleleng sebagai target GKPD. Bupati dalam sambutannya berharap, hal ini  dapat menjadi solusi dari permasalahan keamanan pangan serta kejadian luar biasa (KLB) keracunan pangan di Kabupaten Buleleng. Narasumber dalam acara ini yaitu Dra. Desak Ketut Andika Andayani, Apt., yang menyampaikan materi tentang Manajemen Keamanan Pangan secara umum sedangkan Made Ery B Hantana, S.Si., Apt., menyampaikan tentang program GKPD yang akan dilaksanakan dari awal sampai akhir.  Tiga puluh orang peserta yang terdiri dari lintas sektor terkait, Tim Keamanan Pangan Desa, petugas puskesmas, lurah dan kepala desa, sangat antusias memperhatikan materi yang disampaikan narasumber dari BBPOM di Denpasar, hal ini terlihat dari pertanyaan – pertanyaan yang dilontarkan baik terkait GKPD maupun keamanan pangan. Gerakan untuk menjadikan Kabupaten Buleleng sebagai Kabupaten yang memperhatikan keamanan pangan adalah hal yang nyata dengan komitmen dari pemerintah, produsen dan konsumen atau masyarakat.

BBPOM di Denpasar

Sarana