Kiprah BBPOM di Denpasar dalam memerangi peredaran produk Obat Tradisional dan Kosmetik Ilegal tidak pernah surut. PPNS yang selalu mendatangi para pedagang, warung-warung, toko kosmetik dari Kota dan Desa di seluruh Bali tiada henti dilakukan. Akhirnya tepat pada hari Jumat, tanggal 4 Nopember 2015 BBPOM di Denpasar mengundang Pers untuk mengumumkan hasil Operasi Gabungan Nasional (OBGABNAS) dengan temuan Obat Tradisional Tanpa Ijin Edar (TIE) dan mengandung Bahan Kimia Obat (BKO), Kosmetik TIE dan mengandung Bahan Berbahaya (BB) di Wilayah Provinsi Bali. Keberadaan produk-produk illegal ini sesuai dengan Publik Warning No IN.05.03.1.43.11.15.5284 tentang Obat Tradisional mengandung BKO dan Publik Warning No IN.05.03.1.43.11.15.5285 tentang Kosmetika Mengandung Bahan Berbahaya.
Acara dilaksanakan di Ruang pertemuan Pemeriksaan dan Penyidikan BBPOM di Denpasar dengan proses wawancara terhadap Kepala BBPOM Dra. Endang Widowati, Apt. Dalam hal ini Ibu Endang sangat mengapresiasi para wartawan, media cetak dan media elektronik di Bali yang sangat peduli terhadap kesehatan masyarakat dengan cara menyiarkan berita-berita terkait temuan Badan POM ini sehingga masyarakat dapat lebih cerdas memilih produk. Pada kesempatan yang sama dijelaskan pula tentang hasil OBGABNAS ini adalah berupa produk yang tidak memiliki ijin edar, mengandung bahan kimia obat (BKO) untuk obat tradisional dan juga mengandung Bahan berbahaya seperti merkuri, Rhodamin B, Tretinoin dan hidrokinon pada kosmetik. Dalam wawancara disampaikan supaya masyarakat jangan terkecoh oleh harga murah, perhatikan KLIKK yaitu : K (Kemasan), L (Label), I (Ijin Edar), K (Kegunaan) serta K (Kadaluwarsa). Marilah bersama menjadi konsumen yang memahami arti keamanan suatu produk yang dikonsumsi sehingga kesehatan terjamin. Semua prosesi sosialisasi public warning dan hasil OBGABNAS BBPOM di Denpasar dikemas dan diramu oleh para wartawan menjadi berita yang sangat mengedukasi masyarakat dan terbit dibeberapa media cetak dan online pada hari Sabtu, 5 Nopember 2015. Semoga masyarakat semakin cerdas untuk memilih produk Obat dan Makanan yang aman.
BBPOM di Denpasar