Denpasar, 9 Juni 2026 – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar bekerja sama dengan Universitas Udayana menyelenggarakan kegiatan Praktik Kerja Profesi Apoteker (PKPA) bagi mahasiswa Program Studi Profesi Apoteker Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Udayana pada tanggal 8–9 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 117 peserta sebagai proses peningkatan pengetahuan, ketrampilan, serta pengalaman praktis di bidang pengawasan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan, disertai tumbuhnya kesadaran tinggi untuk melindungi diri sendiri dan Masyarakat dari Risiko penggunaan Sediaan Farmasi dan Pangan Olahan yang tidak memenuhi syarat keamanan dan mutu.
Kegiatan PKPA dibuka secara resmi oleh Apt. Made Ary Sarasmita, S.Farm., M.Farm.Klin., Ph.D. selaku Koordinator Program Studi Profesi Apoteker FMIPA Universitas Udayana. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi atas dukungan dan kerja sama BBPOM di Denpasar dalam memberikan pembelajaran praktis kepada mahasiswa profesi apoteker. Kegiatan PKPA diharapkan dapat memberikan wawasan yang komprehensif mengenai peran dan fungsi BPOM dalam menjamin keamanan, khasiat, mutu, serta keamanan pangan bagi masyarakat.
Sementara itu, Ni Made Anggasari, S.Si., Apt. yang mewakili Balai Besar Pom di Denpasar. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya pemahaman terhadap sistem pengawasan obat dan makanan sebagai bekal bagi calon apoteker dalam menjalankan profesinya secara profesional, kompeten, dan berintegritas. Beliau juga mengajak para peserta untuk memanfaatkan kegiatan PKPA sebagai sarana belajar dan mengenal lebih dekat tugas serta fungsi BPOM dalam melindungi kesehatan masyarakat.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai materi terkait pengawasan pre-market dan post-market obat dan makanan, pengujian laboratorium, sertifikasi dan layanan publik, penindakan pelanggaran di bidang obat dan makanan, serta sistem pengawasan terpadu yang dilaksanakan oleh BPOM. Selain mendapatkan pembelajaran teoritis, peserta juga berkesempatan berdiskusi secara langsung dengan para narasumber dari BBPOM di Denpasar untuk memahami implementasi pengawasan obat dan makanan di lapangan.
Melalui kegiatan PKPA ini, diharapkan para calon apoteker mampu memahami peran strategis BPOM dalam sistem kesehatan nasional serta memiliki kompetensi yang memadai untuk mendukung upaya perlindungan masyarakat melalui pengawasan obat dan makanan yang efektif. Kegiatan ini juga menjadi wujud sinergi antara dunia pendidikan dan instansi pemerintah dalam mencetak apoteker yang unggul, adaptif, dan siap menghadapi tantangan profesi di masa depan.