Bertempat di Aula Bima Balai Besar POM di Denpasar, Rabu 28 Januari 2026, dilaksanakan pertemuan Perkuatan Pengawasan Obat dan Makanan Melalui Rapat Koordinasi Lintas Sektor Provinsi Bali. Kegiatan ini juga dirangkai dengan Rapat Monitoring dan Evaluasi DAK NF BOK POM TA 2025. Kegiatan yang dilaksanakan secara luring ini dimulai dengan Laporan Penyelenggaraan Kegiatan oleh Kepala Balai Besar POM di Denpasar yang diwakili Kepala Bagian Tata Usaha, Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt lalu dibuka oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali yang diwakili Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Provinsi Bali Bapak Dr. I Wayan Serinah, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa tantangan Pengawasan Obat dan Makanan semakin berat seiring dengan perkembangan teknologi saat ini sehinggga penyebaran informasi yang benar perlu disebarluaskan agar masyarakat Bali tidak mudah percaya dengan informasi hoax yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan sangat cepat beredar (viral) di media sosial. Maraknya kasus terkait pangan akhir-akhir ini maka harus ada koordinasi lintas sektor dan kerjasama yang baik antara BBPOM di Denpasar dengan instansi terkait agar bisa segera melakukan langkah-langkah guna pencegahan agar masyarakat Bali mendapatkan Obat dan Makanan yang Aman dan Bermutu.
Kegiatan diikuti oleh sebanyak 55 orang hadir secara luring. Peserta merupakan perwakilan dari Dinas Kesehatan Provinsi dan Kab/ Kota, Dinas Pendidikan Kepemudaan dan Olahraga Kab. Badung, Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab. Bangli, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kota Denpasar, BBPOM Denpasar dan Loka POM di Buleleng.
Acara diawali dengan Penyerahan Penghargaan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota Pengelola Anggaran DAK Non Fisik BOK POM terbaik tahun 2025. Penghargaan juga diberikan kepada instansi pembina untuk Lomba Sekolah dengan PJAS Aman Tingkat SD dan SMP Tahun 2025 Regional Tengah, dan Lomba Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Tahun 2025 Regional Tengah.
Pemaparan materi dan diskusi sesi 1 yaitu Trending Issue Pengawasan Obat dan Makanan di Provinsi Bali oleh Luh Gede Ratna Dewi Indrayati, S.Si., Apt. (PFM Ahli Madya Fungsi Inspeksi), dilanjutkan dengan Evaluasi Penyelenggaraan Penilaian Kabupaten/ Kota Pangan Aman Tahun 2025 oleh Putu Riana Suastari Rahayu, S.Farm, Apt.,M.Si (PFM Ahli Madya Fungsi Infokom).
Pemaparan materi dan diskusi sesi 2 yaitu Monitoring dan Evaluasi Pelaksanaan dan Pengelolaan DAK NF BOK POM di Provinsi Bali TA 2025 oleh Ni Kadek Darsini, S.Farm., Apt (PFM Ahli Madya Fungsi Inspeksi), dilanjutkan dengan Success story Pengelolaan DAK NF BOK POM Terbaik ke-3 di Provinsi Bali TA 2025 oleh dr. I Komang Gede Sentanu Wibawa, S. Ked (Kepala Bidang Pelayanan dan Sumber Daya Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung).
Kegiatan ditutup dengan harapan semoga dapat meningkatkan koordinasi pemberdayaan masyarakat di bidang kesehatan dan kinerja DAK NF BOK POM 2026. QQ