Perkuat Sinergi Pengawasan Kosmetik, BBPOM di Denpasar Terima Audiensi PERKOSMI Bali

17-03-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 189 kali

Denpasar - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam rangka meningkatkan pengawasan serta edukasi di bidang kosmetik. Hal ini diwujudkan melalui kegiatan audiensi bersama Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Perusahaan dan Asosiasi Kosmetika Indonesia (PERKOSMI) Bali yang dilaksanakan pada 17 Maret 2026.

Audiensi yang berlangsung hangat dan konstruktif ini diterima langsung oleh Plt. Kepala BBPOM di Denpasar, I Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt., bersama jajaran, termasuk Ketua Tim Sertifikasi dan KIE BBPOM di Denpasar Ni Putu Ekayani Scorpiasanty L, S.Si, Apt, M.Biomed, Turut hadir Ketua PERKOSMI Bali beserta pengurus, yang menunjukkan komitmen kuat dalam membangun ekosistem kosmetik yang aman dan berkualitas di Bali.

Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang sinergi strategis yang dapat dikembangkan ke depan. Salah satu fokus utama adalah rencana pelaksanaan pelatihan bagi anggota PERKOSMI terkait penerapan Cara Pembuatan Kosmetik yang Baik (CPKB) serta pemenuhan Dokumen Informasi Produk (DIP), sebagai bagian dari upaya peningkatan kepatuhan pelaku usaha terhadap regulasi yang berlaku.

Selain itu, kolaborasi dalam kegiatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) juga menjadi perhatian bersama. BBPOM di Denpasar dan PERKOSMI Bali sepakat untuk memperkuat edukasi kepada masyarakat, khususnya beauty enthusiast, mengenai pentingnya memilih dan menggunakan kosmetik yang aman, bermutu, dan telah memiliki izin edar.

Plt. Kepala BBPOM di Denpasar menyampaikan bahwa kolaborasi dengan asosiasi seperti PERKOSMI merupakan langkah strategis dalam membangun pengawasan partisipatif. Melalui sinergi ini, diharapkan pelaku usaha tidak hanya patuh terhadap regulasi, tetapi juga menjadi mitra aktif dalam melindungi masyarakat.

Audiensi ini menjadi momentum penting dalam memperkuat hubungan kelembagaan sekaligus menyatukan langkah antara regulator dan pelaku usaha. Dengan semangat kolaborasi, edukasi, dan pengawasan yang berkelanjutan, BBPOM di Denpasar bersama PERKOSMI Bali optimis dapat menciptakan ekosistem kosmetik yang semakin aman, berkualitas, dan berdaya saing.

Melalui kolaborasi yang erat, perlindungan masyarakat bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga gerakan bersama yang tumbuh dari kesadaran dan komitmen seluruh pihak.

Sarana