Perkuat Pengawalan Mutu Obat Kontrasepsi, BBPOM di Denpasar Hadiri Forum Koordinasi Pengendalian Mutu Pelayanan KB Kabupaten Badung

20-10-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 33 kali

MANGUPURA – Balai Besar POM di Denpasar memenuhi undangan dan menghadiri Pertemuan Forum Koordinasi Pengendalian Mutu Pelayanan Keluarga Berencana (KB) Tingkat Kabupaten Badung Tahun 2026 yang berlangsung di Ruang Tulip, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Badung (20/10) 

Pertemuan secara resmi dibuka oleh Sekretaris Dinas P2KBP3A Kabupaten Badung. Kehadiran perwakilan BBPOM di Denpasar dalam kegiatan ini merupakan bentuk komitmen nyata dalam mendukung keterpaduan pengawasan keamanan, mutu, dan ketersediaan Alat dan Obat Kontrasepsi (Alokon) di tingkat daerah. 

Pelaksanaan forum koordinasi ini bertujuan untuk menyinergikan serta mengonsolidasikan pelaksanaan kebijakan di bidang Keluarga Berencana dan kesehatan reproduksi agar sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan. Melalui wadah ini, seluruh instansi terkait lintas sektor di Kabupaten Badung dapat menyelaraskan pemahaman, mengevaluasi mutu pelayanan KB, serta mengantisipasi potensi kendala seperti kekosongan stok (stockout), kelebihan stok (overstock), hingga penurunan kualitas mutu obat KB di rantai distribusi. 

Sesuai dengan Surat Keputusan Forum Koordinasi Pengendalian Mutu Pelayanan KB, BBPOM di Denpasar memegang peran penting pada Bidang Penyediaan dan Pengendalian Mutu/Kualitas Alat dan Obat Kontrasepsi. Dalam kesempatan ini, BBPOM di Denpasar menyampaikan terkait strategi pengawasan mutu obat diantaranya : Pengawalan Standar CDOB mulai dari pemantauan suhu penyimpanan rutin, pemeliharaan fasilitas dan kebersihan, hingga kedisiplinan administrasi serta pengelolaan kartu stok, membahas terkait sampling mutu produk obat KB.
Acara dilanjutkan dengan pemaparan dan sharing terkait SK Forum Koordinasi Pengendalian Mutu Pelayanan KB. Pembahasan berfokus pada susunan keanggotaan, pembagian tugas dan fungsi masing-masing bidang, serta mekanismenya dalam mendukung pengendalian mutu pelayanan KB di wilayah Kabupaten Badung.

Selanjutnya, kegiatan diisi dengan sesi diskusi partisipatif. Para peserta rapat menyampaikan berbagai usulan, masukan, serta proyeksi rencana program/kegiatan bersama yang akan dilaksanakan ke depan. Sinergi yang kuat antara BBPOM di Denpasar, Dinas Kesehatan, BKKBN, dan DP2KBP3A diharapkan mampu mewujudkan layanan KB yang bermutu, aman, dan tepercaya bagi seluruh masyarakat.
Sarana