Denpasar — Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si., Apt., MPPM, melakukan audiensi dengan Gubernur Bali, Dr. Ir. I Wayan Koster, MM., di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (21/7/2026). Audiensi ini sekaligus menjadi ajang perkenalan resmi Kepala BBPOM di Denpasar yang baru kepada Kepala Daerah Provinsi Bali.
Pertemuan tersebut membahas penguatan koordinasi antara BBPOM di Denpasar dan Pemerintah Provinsi Bali dalam pembinaan dan pengawasan obat dan makanan, sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan, serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2018 tentang Peningkatan Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan di Daerah.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala BBPOM di Denpasar menyampaikan harapan agar BBPOM di Denpasar dapat dilibatkan secara aktif dalam Tim Koordinasi Pengawasan Obat dan Makanan tingkat Provinsi Bali, khususnya dalam aspek pengawasan obat dan makanan yang beririsan dengan pendampingan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menekankan bahwa sinergi lintas sektor semacam ini penting agar pelaku UMKM di bidang obat dan makanan di Bali tidak hanya diawasi, tetapi juga dibina agar mampu memenuhi standar keamanan, mutu, dan legalitas produk — sekaligus naik kelas dan berdaya saing di pasar yang lebih luas.
Lebih jauh, Kepala BBPOm di Denpasar menegaskan komitmen BBPOM di Denpasar untuk terus hadir mendukung masyarakat Bali, khususnya dalam menjaga keamanan obat dan makanan yang beredar di tengah masyarakat maupun yang dikonsumsi wisatawan, mengingat posisi strategis Bali sebagai destinasi pariwisata dunia dengan tingkat konsumsi produk pangan dan obat yang tinggi.
Gubernur Koster Apresiasi Peran Aktif BBPOM di Denpasar
Menanggapi hal tersebut, Gubernur Koster menyampaikan apresiasi atas peran aktif BBPOM di Denpasar selama ini dalam mengawal keamanan obat dan makanan di Provinsi Bali. Ia secara khusus menyoroti kehadiran BBPOM yang turun langsung menjaga keamanan pangan pada perhelatan besar seperti Pesta Kesenian Bali (PKB), maupun berbagai kegiatan skala provinsi lainnya, sebagai bentuk nyata kontribusi BBPOM dalam mendukung penyelenggaraan acara-acara daerah yang aman bagi masyarakat dan wisatawan.
Gubernur Koster menyambut baik usulan penguatan koordinasi tersebut dan berharap sinergi antara BPOM, pemerintah daerah, dan masyarakat dapat terus terjalin dengan baik ke depannya, sebagai fondasi bersama dalam menjaga Bali sebagai daerah yang aman, sehat, dan nyaman, baik bagi warganya sendiri maupun bagi jutaan wisatawan yang berkunjung setiap tahunnya.
Audiensi ini diharapkan menjadi langkah awal penguatan kolaborasi yang lebih konkret antara BBPOM di Denpasar dan Pemerintah Provinsi Bali, sejalan dengan semangat menghadirkan pengawasan obat dan makanan yang efektif, partisipatif, dan berpihak pada kepentingan masyarakat luas. (Rie_)