Walaupun Aksi Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (AN-PJAS) sudah berakhir di tahun 2014, tetapi kegiatan pembinaan kepada anak-anak sekolah dan kantin sekolah tetap terus dilaksanakan karena anak-anak merupakan generasi penerus yang selalu harus menjadi perhatian kita bersama terutama untuk mewujudkan generasi penerus bangsa yang sehat melalui konsumsi pangan yang aman dari bahan berbahaya. Salah satu implementasi kepedulian pemerintah terhadap kesehatan anak-anak sekolah adalah dengan dilaksanakannya Lomba Sekolah Sehat (LSS) Tingkat Nasional tahun 2015 di Provinsi Bali pada tanggal 9-12 Juni 2015 dari tingkat Taman Kanak-Kanak (TK), SD, SMP dan SMA. Kegiatan yang dikomandani oleh Sekretaris Daerah (Setda) Pemerintah Provinsi Bali melibatkan Tim dari berbagai Lintas Sektor salah satunya Balai Besar POM di Denpasar. Kegiatan diawali dengan pembinaan sebanyak 3 kali ke sekolah-sekolah yang menjadi juara I di tingkat Provinsi Bali tahun 2014 dilaksanakan dari bulan Pebruari sampai Mei 2015.
Hari pertama Penilaian LSS tingkat Nasional dilaksanakan pada tanggal 9 Juni 2015 di SDN 1 Semarapura Tengah Klungkung dihadiri Ibu Kepala Balai Besar POM di Denpasar Dra. Endang Widowati,Apt dan Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen, tanggal 10 dan 11 Juni 2015 penilaian untuk SMPN 2 Tembuku Bangli dan SMKN 2 Singaraja dihadiri oleh Drs. I Wayan Bagiarta Negar,Apt,M, Kepala Seksi Sertifikasi dan tanggal 12 Juni dilaksanakan penilaian di TK Permata Hati Denpasar yang dihadiri oleh LG Ratna Indrayati,S.Si,Apt. Sebelum dinilai oleh Tim dari Pusat, dilaksanakan seremonial upacara Penyambutan di masing-masing kabupaten dengan menampilkan tarian tradisional dan atraksi-atraksi yang melibatkan siswa-siswa dimasing-masing sekolah. Dengan lomba ini diharapkan lintas sektor yang terlibat, ikut berperan aktif untuk selalu membina sekolah-sekolah dalam menerapkan keamanan pangan di lingkungannya dan siswa-siswi lebih paham serta dapat menerapkan pola hidup yang sehat dan pola makan yang benar sehingga nantinya bisa menjadi generasi yang sehat dan cerdas. Semoga Provinsi Bali bisa mengambil minimal salah satu dari 4 piala yang dilombakan.
BBPOM di Denpasar