Pembinaan Kepegawaian BBPOM di Denpasar Dalam Rangka Reformasi Birokrasi

11-10-2013 Denpasar Dilihat 1953 kali

20131011-bbpomdps_outbound31.jpg

 

Menurut Hammer dan James Champy, ekonomi global berdampak pada 3 C yaitu costumer, competition, dan change. Jaminan kepuasan pelanggan (costumer), sangat penting di era globalisasi ini. Dengan berpedoman pada konsep kepuasan pelanggan ini, suatu organisasi yang berhubungan dengan publik, mau tidak mau, suka tidak suka, harus melaksanakan suatu perubahan dalam manajemen pemerintahan yang efektif dan efisien, sering disebut dengan Reformasi Birokrasi. Istilah ini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia yang menginginkan suatu tatanan yang lebih baik, karena hal ini harus diwujudkan untuk menjamin kepuasan pelanggan (masyarakat).

 

Berkaitan dengan Reformasi Birokrasi ini, Balai Besar POM di Denpasar dibawah kepemimpinan ibu Dra. Endang Widowati, Apt., melaksanakan pembinaan kepegawaian selama dua hari, tanggal 2 - 3 Oktober 2013 yang mengambil lokasi di alam terbuka nan sejuk yaitu Bedugul Wanna Villas Bali dengan narasumber dari SMART PLUS Surabaya. Acara pembinaan kepegawaian dikemas dalam bentuk Outbound (indoor dan outdoor). Di awal acara Kepala Balai Besar POM di Denpasar menyerahkan secara simbolis pegawai BBPOM di Denpasar untuk dibina oleh Narasumber dari SMART PLUS yaitu Ibu Endang Kustrini dan Bapak Djoko Sunarjo. Selanjutnya pemberian materi dengan topik “Self Development to Improve the Caracter With Personality Plus” oleh Ibu Endang Kustrini. Materi ini untuk memahami karakter masing-masing personal untuk dapat mengoptimalkan potensi diri demi kemajuan Balai Besar POM di Denpasar dalam mewujudkan Visi dan Misi Badan POM RI.  Materi selanjutnya oleh Bapak Djoko Sunarjo dengan topik “Hubungan yang Dinamis Leadership dan Followership” yang merupakan kunci sukses organisasi.

 

Pada malam hari dilaksanakan refleksi tentang karakter personal/personality plus yang dituangkan dalam bentuk kreatifitas (Drama) masing-masing kelompok Personality (Sanguinis, Melankolis, Kolerik dan Plegmatis), sehingga semua pegawai bisa memahami pengaruh karakter terhadap sikap dan kebiasaan-kebiasaan di tempat kerja.  

 

Tanggal 3 Oktober, acara pembinaan dilanjutkan di lapangan terbuka (outdoor) berupa permainan-permainan edukatif yang bermakna kejujuran, kedisiplinan, leadershif, folowershif dan komunikasi yang baik. Puncak acara, mulai garis start Kepala Balai membawa lilin yang menyala dan dilindungi oleh seluruh pegawai sambil bergerak maju menuju garis finish. Selama perjalanan menuju finish ada tantangan dan hambatan berupa lemparan kantong plastik yang berisi air. Lilin yang menyala sebagai simbol Visi dan Misi Badan POM RI yang harus dijaga dari serangan luar yang divisualisasikan melalui lemparan kantong plastik berisi air. Timbul keharuan dari Kepala Balai dan seluruh pegawai yang pada akhirnya dapat menyelamatkan lilin untuk tetap menyala walaupun semua  terkena lemparan air sampai basah kuyup. Terakhir acara ditutup dengan penyerahan sertifikat dan penyerahan kembali secara simbolis seluruh pegawai BBPOM di Denpasar oleh SMART PLUS kepada Kepala Balai Besar POM di Denpasar.

 

BBPOM di Denpasar

Sarana