Pembinaan Administrasi Langkah Menuju BBPOM WBK

08-05-2016 Denpasar Dilihat 1508 kali

Salah satu syarat terwujudnya tata kelola pemerintahan  yang baik (good Government) adalah berhasilnya pengelolaan administrasi keuangan yang  akuntabel, akurat dan transparan, sehingga kepercayaan masyarakat kepada pemerintah semakin meningkat. Keberhasilan pengelolaan Administrasi baik Barang Milik Negara dan Keuangan di salah satu instansi tidak lepas dari peran serta dan pemahaman dari komponen-komponen yang terlibat dalam administrasi tersebut diantaranya Kuasa Pengguna Anggaran, Pejabat Pembuat Komitmen, Pejabat Penandatangan SPM, Bendahara Pengeluaran, Pengelola Barang Milik Negara (BMN) dan seluruh pegawai. Semua komponen ini harus bekerja efektif dan efisien demi terciptanya akuntabilitas di lingkungan BBPOM di Denpasar. Demikian kutipan kata sambutan dari Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. Endang Widowati, Apt., saat membuka acara Pembinaan Administrasi dan Pengelolaan Keuangan BBPOM di Denpasar hari Rabu, 4 Mei 2016 di Aula BBPOM di Denpasar.

Dalam kegiatan kali ini difokuskan pada materi Pengelolaan dan Penatausahaan Barang Milik Negara (BMN) karena Inventarisasi dan pengelolaan BMN merupakan faktor penting yang tidak dapat terpisahkan (terintegrasi) dalam penilaian laporan Keuangan instansi pemerintah, serta Tata Cara Pembayaran. Ibu Desak Putu Jeny, Narasumber dari Dirjen Kekayaan Negara menyampaikan PMK No 218/PMK.06/2015, tentang Tata Cara Penyimpanan Dokumen kepemilikan BMN. Di sisi lain Bapak Trisulo dari Balai Diklat Keuangan juga menyampaikan materi PMK No 190/PMK.05/2012 tentang Tata Cara Pembayaran Dalam Rangka Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.

Dalam mencapai tujuan tersebut terciptanya tata kelola keuangan yang baik dan akuntabel, diperlukan partisipasi aktif seluruh jajaran dan Pengelola Keuangan BBPOM di Denpasar,  untuk memperhatikan dan meningkatkan kualitas pembukuan, peningkatan kualitas verifikasi, dan ketaatan dalam menyusun serta menyampaikan laporan keuangan. tagihan, pengujian dokumen, beserta pendukungnya. Pada sisi lain, keberadaan petugas penyusun laporan keuangan perlu terus ditingkatkan kuantitas dan kualitasnya, sehingga dapat menyusun laporan keuangan yang sesuai dengan yang diharapkan.

BBPOM di Denpasar

Sarana