Dalam rangka pelaksanaan program Pengawasan Obat dan Makanan, khususnya pengujian secara laboratorium terhadap mutu ataupun keamanan produk yang beredar, Balai Besar POM di Denpasar dituntut mampu melakukan pengujian mutu dan keamanan perbekalan sediaan farmasi dan makanan. Untuk itu, dibutuhkan kesiapan dan kelengkapan peralatan laboratorium dan metode analisa serta memiliki sumber daya manusia yang terlatih dan profesional. Bertitik tolak dari hal tersebut di atas, maka program pelatihan harus dilakukan secara berkesinambungan dari tingkat dasar, lanjutan sampai ahli, baik internal, regional maupun eksternal.
_x000D_Pada tanggal 2 -11 Mei 2011 Balai Besar POM di Denpasar mengadakan Pelatihan Regional Pangan yang diikuti 15 orang peserta dari 14 Balai Besar/Balai POM yaitu : Ambon, Bengkulu, Jambi, Kupang, DKI Jakarta, Mataram, Padang, Palangkaraya, Pekanbaru, Pontianak, Samarinda, Semarang dan Surabaya masingmasing 1 peserta serta dari BBPOM di Denpasar dengan 2 peserta. Pelatihan dibuka oleh Kepala Balai Besar POM di Denpasar Dra. Corry Panjaitan, Apt yang dihadiri oleh Pejabat Struktural di lingkungan Balai Besar POM di Denpasar. Pada kesempatan tersebut Kepala Balai Besar POM di Denpasar mengharapkan melalui Pelatihan ini dapat meningkatkan kompetensi pengujian sekaligus menambah ruang lingkup akreditasi Balai Besar/Balai POM.
_x000D_Materi pelatihan meliputi validasi dan verifikasi metode analisa, pengenalan analisis secara statistik, jaminan mutu hasil pengujian, teori dan praktek dengan AAS dan HPLC. Narasumber dari PPOMN dan Balai Besar POM di Denpasar yaitu : Dra. Hurip Budi Riyanti, M.Si., Herni Murniasih, S.Sos., Dra. Luh Putu Witariathi, Apt.
_x000D__x000D_
BBPOM di Denpasar
_x000D__x000D_ _x000D_