Denpasar – Suasana Car Free Day di kawasan Lapangan Niti Mandala Renon, Minggu (7/6), tampak berbeda dari biasanya. Sejak pagi hari, masyarakat memadati stan Balai Besar POM di Denpasar dalam kegiatan KIE Pekan Jamu 2026 yang mengusung tema "Menjamu Masa Depan dengan Jamu".
Kegiatan yang digelar sebagai bagian dari upaya edukasi dan pemberdayaan masyarakat ini berhasil menarik perhatian pengunjung dari berbagai kalangan, mulai dari anak muda, keluarga, hingga lansia. Aroma khas rempah-rempah dan sajian jamu tradisional yang disediakan secara gratis menjadi daya tarik tersendiri yang mengundang masyarakat untuk singgah dan mengenal lebih dekat manfaat jamu sebagai warisan budaya bangsa.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak kegiatan dimulai. Warga tampak bersemangat mengikuti sesi minum jamu bersama, sekaligus mendapatkan informasi mengenai manfaat berbagai jenis jamu untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan kualitas hidup. Tidak sedikit pengunjung yang mengaku baru mengetahui bahwa jamu yang dikonsumsi perlu dipastikan keamanan, mutu, dan khasiatnya melalui produk yang telah memiliki izin edar.
Selain menikmati jamu, masyarakat juga memanfaatkan kesempatan untuk berkonsultasi langsung dengan petugas BBPOM di Denpasar. Berbagai pertanyaan diajukan, mulai dari cara mengecek nomor izin edar, keamanan penggunaan obat bahan alam, hingga prosedur registrasi produk bagi pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya secara legal dan berdaya saing.
Stan konsultasi menjadi salah satu titik yang paling ramai dikunjungi. Petugas BBPOM di Denpasar memberikan pendampingan dan edukasi secara langsung kepada masyarakat maupun pelaku usaha yang ingin memahami proses perizinan serta regulasi Obat dan Makanan. Kehadiran layanan konsultasi ini memberikan akses informasi yang mudah, cepat, dan terpercaya.
Tak hanya itu, pengunjung juga terlihat antusias mengikuti pameran contoh bahan berbahaya pada obat dan makanan. Edukasi yang dikemas secara interaktif tersebut membuat masyarakat lebih memahami risiko penggunaan bahan berbahaya serta pentingnya menjadi konsumen yang cerdas dalam memilih produk.
Kegiatan Pekan Jamu 2026 menjadi bukti bahwa minat masyarakat terhadap jamu dan produk Obat Bahan Alam terus meningkat. Di sisi lain, kegiatan ini juga menjadi sarana strategis bagi BBPOM di Denpasar untuk memperkuat literasi masyarakat mengenai keamanan Obat dan makanan melalui pendekatan yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, BBPOM di Denpasar berharap masyarakat tidak hanya semakin mencintai dan melestarikan budaya minum jamu, tetapi juga semakin bijak dalam memilih produk yang aman, bermutu, dan telah memenuhi ketentuan yang berlaku. Semangat "Menjamu Masa Depan dengan Jamu" diharapkan menjadi inspirasi untuk membangun masyarakat yang lebih sehat, mandiri, dan terlindungi.
Dengan semangat kolaborasi dan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat, BBPOM di Denpasar akan terus menghadirkan berbagai kegiatan edukatif yang mendukung terwujudnya masyarakat Bali yang cerdas dalam memilih dan menggunakan Obat serta Makanan yang aman.