Generasi muda bangsa adalah generasi penerus yang akan menjadi pemimpin dan menjadi pilar-pilar bangsa dalam mewujudkan Indonesia yang adil dan makmur. Tugas setiap generasi menyiapkan generasi penerus yang lebih baik, sehat dan cerdas. Salah satu tindakan untuk mewujudkan tujuan ini adalah menyiapkan Pangan sebagai kebutuhan pokok yang Aman, Bermutu dan Bergizi.
Badan POM RI yang diberikan kewenangan dalam Pengawasan Obat dan Makanan berkewajiban mengawasi produksi dan peredarannya. Pangan sebagai salah satu produk yang harus diawasi menjadi salah satu tanggung jawab Badan POM. Program-program dibuat untuk mewujudkan tanggung jawab itu. Salah satunya melalui Program Mobil Laboratorium Keliling Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS).
Balai Besar POM di Denpasar sejak tahun 2011 secara intensif telah ikut melaksanakan program ini dengan berkeliling ke Sekolah Dasar di 9 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Bali. Kegiatan berupa sampling produk pangan yang dicurigai yang dijual di Kantin Sekolah dan Pedagang sekitar sekolah, pengujian setempat di dalam mobil lab keliling terhadap 4 parameter uji yaitu pewarna sintetik Rhodamin-B (Kesumba merah), pewarna sintetik Methanyl Yellow (Kesumba Kuning), Borax dan Formalin menggunakan Test KIT. Hasil uji yang positif akan dilanjutkan uji laboratorium di Lab BBPOM di Denpasar untuk menegaskan hasil ujinya.
Jumat, 18 Juli 2014 dilakukan kegiatan mobil lab keliling di SDN 4 Bedulu, Gianyar. Produk pangan yang disampling sebanyak 13 sampel dengan hasil semua memenuhi persyaratan. Pembinaan diberikan kepada guru, siswa, dan pengelola kantin. Pengelola kantin dan sekolah diharapkan dapat meningkatkan kebersihan lingkungan kantin dan sekolah. Untuk pembinaan siswa dilakukan kepada seluruh siswa dari kelas 1 sampai kelas 6 dalam satu ruangan dengan menyanyikan jingle pompi, penyampaian materi keamanan pangan dan pola hidup sehat, pemberian produk informasi berupa brosur dan poster, pemutaran film dengan judul “akibat salah makan”, bermain bersama boneka pompi, kemudian siswa bercerita kembali tentang keamanan pangan. Antusias siswa sangat tinggi serta harapan untuk dikunjungi lagi disampaikan melalui kuisioner yang diisi diakhir kegiatan. Bersamaan kegiatan ini, SDN 4 Bedulu juga dikunjungi oleh grup wisatawan dari Perancis yang ikut melihat pemutaran film pompi dan mereka memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini.
Apa yang dilakukan Badan POM melalui program-programnya akan sulit berhasil jika tidak ada dukungan dari semua pihak terkait, baik instansi pemerintah lainnya, produsen maupun masyarakat itu sendiri. Harapan BPOM, masyarakat menjadi cerdasdalam memilih produk pangan yang aman, bermutu dan bergiziuntuk menciptakan generasi emas bangsa yang sehat dan cerdas.
BBPOM di Denpasar