Kalimat itu adalah salah satu misi Badan POM. Setelah dilakukan serah terima jabatan Kepala Balai Besar POM di Denpasar dari Dra. Corry Panjaitan, Apt kepada Dra. Endang Widowati, Apt yang dilaksanakan di Badan POM pada hari Jumat tanggal 24 Mei 2013, dan dilanjutkan dengan acara pisah sambut di Balai Besar POM di Denpasar pada hari Senin tanggal 27 Mei 2013 Kepala Balai Besar POM yang baru bergerak cepat. Menyadari betapa pentingnya kemitraan dan dukungan dari lintas sektor terkait dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsi yang diemban Balai Besar POM di Denpasar, komunikasi dan koordinasi segera dijalin.
Setelah dilakukan pisah sambut, pada hari itu juga Kepala Balai Besar POM di Denpasar melakukan kunjungan ke Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Bali serta Dinas Kesehatan Provinsi Bali. Pertemuan ini digunakan sebagai ajang pamitan bagi Dra. Corry Panjaitan, Apt yang akan mengemban tugas sebagai Kepala Balai Besar POM di Pontianak, sekaligus juga ajang perkenalan untuk Dra. Endang Widowati, Apt selaku Kepala Balai Besar POM di Denpasar yang baru.
Pada hari Selasa tanggal 4 Juni 2013 disela-sela kesibukannya Kepala Balai Besar POM di Denpasar dengan didampingi Kepala Bidang Sertifikasi dan Layanan Informasi Konsumen Dra. Desak Ketut Andika Andayani, Apt serta Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan Drs. I Wayan Eka Ratnata, Apt melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Provinsi Bali. Setelah memperkenalkan diri Kepala Balai menyampaikan secara ringkas program-program Balai Besar POM di Denpasar, serta menyampaikan permohonan agar komunikasi dan dukungan yang selama ini sudah berjalan sangat baik bisa diteruskan bahkan ditingkatkan di masa mendatang. Sekretaris Daerah Provinsi Bali menyambut baik dan mendukung program-program Balai Besar POM di Denpasar selaku instansi vertikal yang ada di Provinsi Bali. Balai Besar POM diharapkan mampu meningkatkan peran dalam rangka memberi perlindungan kepada masyarakat terhadap risiko obat dan makanan yang tidak memenuhi persyaratan.
Selanjutnya hari Rabu tanggal 5 Juni 2013, Kepala Balai Besar POM di Denpasar kembali melakukan pertemuan koordinasi lintas sektor, didampingi Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan serta Kepala Seksi Penyidikan Dra. Ni Putu Maryati, Apt. Kali ini tujuannya adalah Kejaksaan Tinggi Bali dan Kepolisian Daerah Bali. Pada kesempatan tersebut Kepala Balai Besar POM di Denpasar diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Amri Sata, SH. Kepala Balai Besar POM di Denpasar kembali menyampaikan program-program yang sudah, sedang dan akan dilaksanakan. Kepala Kejaksaan Tinggi Bali menyambut baik bahkan memberi perhatian khusus terhadap Badan POM terkait tugas dan fungsi dalam memberikan perlindungan kepada masyarakat. Besarnya ekspektasi masyarakat juga disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bali termasuk pengalamannya terkait produk obat dan makanan sehingga kehadiran Balai Besar POM di Denpasar selalu ditunggu. Kepala Kejaksaan Tinggi Bali juga memberi perhatian terhadap upaya-upaya penegakan hukum dengan menyampaikan apabila ada permasalahan dalam proses penyidikan obat dan makanan terkait dengan pihak kejaksaan agar langsung berkoordinasi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi. Semua ini tentunya merupakan angin segar yang mampu mendorong semangat para penyidik dalam penyelesaian kasus-kasus tindak pidana di bidang obat dan makanan.
Kemudian dilanjutkan ke Polda Bali. Di Mapolda Bali Kepala Balai pada kesempatan pertama bertemu dengan Direktur Reserse Kriminal Khusus ( Drs. Eldi Azwar, MH, MAP) yang membawahi Korwas PPNS. Selanjutnya diterima Direktur Narkoba Polda Bali ( Drs, Mulyadi ). Sebagai pejabat baru Kepala Balai Besar POM di Denpasar mengawali dengan perkenalan, selanjutnya menyampaikan program serta tidak lupa memohon dukungan dalam melaksanakan program-program tersebut. Direktur Reskrimsus memberikan apresiasi terhadap kinerja PPNS Balai Besar POM di Denpasar karena termasuk penyidik yang aktif dalam melakukan pemberkasan. Dalam kesempatan itu baik Direktur Reskrimsus maupun Direktur Narkoba menyampaikan permasalahan-permasalahan yang terkait obat dan makanan. Dari pihak Balai Besar POM di Denpasar berharap forum komunikasi PPNS di lingkungan Polda Bali yang sebelumnya pernah diselenggarakan bisa dihidupkan kembali, sebagai wahana tukar informasi dan penambahan wawasan bagi para penyidik. Direktur Reskrimsus menyambut baik usul tersebut dan mempertimbangkan untuk bisa dilaksanakan.
Menyadari Badan POM dalam hal ini Balai Besar POM di Denpasar tidak bisa bekerja sendiri, koordinasi dengan semua pilar dalam SISPOM perlu dijalin lebih intensif. Untuk itu kegiatan yang melibatkan lintas sektor akan dilanjutkan bahkan ditingkatkan demi mewujudkan visi MENJADI INSTITUSI PENGAWAS OBAT DAN MAKANAN YANG INOVATIF, KREDIBEL DAN DIAKUI SECARA INTERNASIONAL UNTUK MELINDUNGI MASYARAKAT
Balai Besar POM di Denpasar