Lindungi Keluarga: Lakukan 5 Hal Ini Biar Gak Keracunan Makanan

24-04-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 144 kali

Keracunan makanan merupakan ancaman nyata yang kerap mengintai kesehatan keluarga, terutama anak-anak. Kondisi ini umumnya terjadi akibat mengonsumsi makanan yang telah terkontaminasi oleh bakteri, virus, atau bahan berbahaya lainnya. Gejala yang ditimbulkan pun bervariasi, mulai dari keluhan ringan seperti mual, hingga kondisi serius seperti diare kronis dan muntah berkepanjangan.

Guna memastikan setiap hidangan di meja makan tetap aman dikonsumsi, Badan POM RI membagikan lima langkah preventif sederhana yang wajib diterapkan dalam kehidupan sehari-hari:

1. Kebersihan Tangan Adalah Kunci Utama

Tangan merupakan media paling aktif dalam perpindahan kuman dan bakteri ke makanan, yang secara langsung meningkatkan risiko keracunan. Oleh karena itu, jadikan aktivitas mencuci tangan sebagai langkah utama sebelum dan setelah memegang bahan makanan, khususnya setelah menyentuh daging mentah. Gunakan sabun dan air mengalir, lalu gosok secara menyeluruh selama setidaknya 20 detik untuk memastikan tangan benar-benar bersih.

2. Masak Makanan Hingga Matang Sempurna

Proses memasak dengan suhu yang tepat adalah cara paling efektif untuk membunuh kuman dan bakteri berbahaya. Pastikan kelompok makanan seperti daging, ayam, dan telur dimasak hingga matang sempurna. Sebagai contoh, daging ayam idealnya diolah hingga mencapai suhu internal minimal 75 °C. Biasakan untuk memeriksa tingkat kematangan makanan secara teliti sebelum disajikan di meja makan.

3. Pisahkan Bahan Mentah dan Bahan Matang

Untuk mencegah terjadinya kontaminasi silang, jangan pernah mencampur bahan mentah seperti daging atau ikan segar dengan makanan yang sudah matang atau siap saji. Bakteri dari bahan mentah dapat dengan mudah berpindah dan mengontaminasi makanan matang yang tidak akan melewati proses pemanasan lagi. Selalu gunakan wadah penyimpanan dan talenan yang terpisah untuk mengolah bahan mentah dan matang demi menjaga higienitas pangan.

4. Buang Makanan yang Kedaluwarsa atau Mencurigakan

Jangan pernah mengambil risiko terhadap kesehatan dengan mengonsumsi makanan yang kondisinya meragukan. Jika suatu produk pangan telah melewati tanggal kedaluwarsa, atau mulai menunjukkan perubahan pada warna, tekstur, serta aroma yang tidak sedap (mencurigakan), segera buang makanan tersebut. Ingat, prinsip keamanan pangan yang utama adalah lebih baik mencegah daripada menyesal di kemudian hari.

5. Bersihkan Peralatan Masak dengan Teliti

Perkakas dapur yang kotor dan tidak dibersihkan secara benar dapat menjadi sarang pertumbuhan bakteri yang subur. Pastikan seluruh peralatan memasak seperti pisau, talenan, wadah, dan blender dicuci bersih segera setelah selesai digunakan, terutama setelah dipakai untuk memotong bahan makanan mentah. Gunakan sabun cuci piring dan air panas untuk mendapatkan hasil pembersihan yang maksimal.

Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama di dalam rumah. Dengan menjaga kebersihan lingkungan dapur dan disiplin menerapkan lima langkah di atas, kita dapat memutus rantai kontaminasi kuman sehingga pangan yang dikonsumsi keluarga tercinta selalu aman, sehat, dan bebas dari risiko keracunan.

Sarana