Pentingnya arti kesehatan bagi masyarakat menginspirasi Komisi IX DPR RI untuk melaksanakan Reses Masa sidang II tahun 2014-2015. Kasus Buvanest spinal yang sampai saat ini masih tahap investigasi termasuk salah satu hal yang menjadi topik hangat terkait kesehatan masyarakat Indonesia. Tentunya Badan POM dan kementrian Kesehatan sedang melakukan hal-hal yang sangat penting untuk menangani hal ini, seperti yang dilontarkan dalam sebuah pertanyaan oleh Ketua Komisi IX DPR RI, Bapak Dede Yusuf M Effendi, ST., M.I.Pol., dalam kunjungan kerjanya ke Balai Besar POM di Denpasar pada hari Selasa, 24 Pebruari 2015.
Kunjungan Kerja Komisi IX DPR RI Reses Masa persidangan II tahun 2014-2015 ini disambut baik oleh seluruh warga Balai Besar POM di Denpasar. Kepala Pusat Penyidikan Obat dan Makanan Badan POM RI, Bapak Hendri Siswadi, SH, menyampaikan kegembiraan dan penghargaan yang sangat tinggi kepada Ketau TIM Komisi IX DPR RI beserta anggota DPR lainnya serta pendamping dari beberapa instansi pusat dan daerah yang juga ikut serta berkunjung ke BBPOM di Denpasar.
Beberapa pertanyaan dari anggota Dewan terkait pengawasan Obat dan Makanan di Denpasar sangat edukatif dan ditanggapi serta dijawab dengan baik oleh Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Ibu Dra. Endang Widowati, Apt., terkait metode pengawasan obat, langkah kongret BBPOM Denpasar untuk memberikan solusi pada masyarakat supaya menghindari Bahan Berbahaya pada pangan, termasuk investigasi Buvanest spinal yang menelan 2 korban jiwa di rumah sakit Siloam Jakarta. Seusai tanya jawab dan ramah tamah, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke ruang ULPK (Unit Layanan Pengaduan Konsumen) dan Laboratorium BBPOM di Denpasar. Ketua dan anggota Komisi IX DPR RI sangat antusias dan mengapresiasi Kinerja pegawai BBPOM di Denpasar.
BBPOM di Denpasar