Sistem pengawasan pangan yang menyeluruh di sepanjang rantai pangan (from farm to table) melibatkan seluruh stakeholderagar dapat menghasilkan suatu produk pangan yang layak dan aman untuk dikonsumsi melalui pendekatan sistem pengawasan pangan secara terpadu untuk mengatasi berbagai permasalahan yang terjadi di sepanjang rantai pangan.
Beberapa isu masalah keamanan pangan tersebut, antara lain masih terjadinya kasus keracunan, ditemukannya pangan tercemar oleh kontaminan mikrobiologi dan kontaminan zat beracun, penggunaan bahan tambahan ilegal, penggunaan Bahan Tambahan Pangan (BTP) melebihi batas yang diijinkan serta lemahnya aktivitas surveilan pangan.
Monitoring dan surveilan pangan di Indonesia dilakukan oleh banyak institusi namun belum terkoordinasi dan terpadu dengan proses kajian risiko. Demikian juga dengan pengawasan keamanan pangan di daerah. Oleh karena itu pendekatan sistem keamanan pangan terpadu (SKPT) diharapkan dapat mengintegrasikan aktivitas monitoring dan surveilan keamanan pangan, termasuk bahan berbahaya, secara keseluruhan baik di Pusat dan Daerah.
Dengan terbitnya SK Menko Kesra No. 23 tahun 2011 tentang Tim Koordinasi Jejaring Keamanan Pangan Nasional sebagai aspek legal dan penegasan bahwa masalah keamanan pangan menjadi masalah bersama.
Pertemuan SKPT dengan instansi terkait telah dilaksanakan pada tanggal 2 November 2011. Menindaklanjuti pertemuan tersebut, diadakan Kegiatan Kerjasama Antar Instansi di seluruh Kabupaten/Kota di Bali.
Kerjasama Antar Instansi di Kota Denpasar yang diadakan pada hari Rabu 30 November 2011 adalah kegiatan kedua setelah di Kabupaten Klungkung dengan mengundang 20 instansi terkait. Kepala Bidang Mikrobiologi, selaku Plh. Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. Desak Ketut Andika Andayani, Apt. menyampaikan pemaparan materi dengan penekanan pada Program Nasional Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS) sebagai berikut :
- Profil Balai Besar POM di Denpasar dan program yang telah dilaksanakan
- Sistem Keamanan Pangan Terpadu (SKPT)
- Pangan Jajanan Anak Sekolah (PJAS)
- Rencana Aksi Daerah Pangan Gizi (RAD-PG)
Tujuan kegiatan ini :
- Mengembangkan Sistem Keamanan Pangan Terpadu di Daerah melalui Jejaring Kerja dan Gugus-gugus tugas di tingkat provinsi, kabupaten/kota serta sekolah-sekolah
- Melaksanakan program bersama keamanan pangan di daerah khususnya PJAS
�
BBPOM di Denpasar