Komitmen Pengelola Pasar Intaran sebagai salah satu pasar contoh dan pasar sehat di Denpasar terhadap keamanan pangan yang beredar di pasar intaran sangat tinggi. Program Pasar Aman dari Bahan Berbahaya Badan POM melalui Kampanye bahaya Bahan Kimia yang disalahgunakan pada pangan disambut dengan baik. Antusias pedagang dan konsumen ditunjukkan dengan berdialog dan melihat langsung pengujian sampel di mobil laboratorium keliling BBPOM di Denpasar. Kampanye pasar aman dari bahan berbahaya ini dilakukan melalui pemasangan 2 spanduk dan 2 banner, penyerahan poster dan brosur, penyuluhan dan interaktif dengan narasumber Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen, Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt, serta melalui tim mobil laboratorium keliling yang bertugas sampling, pengujian setempat dan pembinaan langsung.
Sebagai pasar contoh, penataan pasar Intaran sudah sangat bagus, mulai los tempat pedagang berjualan, pengelolaan kebersihan, sampah dan saluran pembuangan sangat baik. Pasar Intaran yang berlokasi di daerah pariwisata Sanur menjadi tempat yang nyaman buat berbelanja bagi masyarakat dan wisatawan mancanegara. Pada pengujian terhadap 30 sampel pangan yang disampling dan 1 sampel yang dibawa oleh pedagang, masih ada 4 sampel yang mengandung pewarna sintetik dilarang Rhodamin-B yaitu Jaja Uli goreng, Jaja Matahari, Jaja Gipang dan Roti Kukus warna pink. Hasil uji tersebut langsung disosialisasikan kepada komunitas pasar terutama kepada pedagang yang menjual supaya tidak ada lagi pemakaian bahan-bahan kimia berbahaya pada pangan yang dijual.
Balai Besar POM di Denpasar