Melalui Program Komunikasi, Informasi dan Edukasi (KIE) Balai Besar POM (BBPOM) di Denpasar kembali menyapa pendengar Radio Republik Indonesia (RRI) Denpasar pada Senin, 5 Agustus 2013. RRI Denpasar dalam memberikan informasi kepada masyarakat melakukan dialog interaktif melalui telepon dengan Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Dra. Endang Widowati, Apt.dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Kepala Balai menyampaikan program intensifikasi pengawasan pangan menjelang hari raya Idul Fitri.
Pada hari yang sama juga dilakukan dialog interakti dengan tema “Pengawasan Obat dan Makanan di Provinsi Bali†dengan narasumber Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen, Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt. dan Kepala Seksi Sertifikasi, Drs. I Wayan Bagiarta Negara, Apt., MM.
Melalui dialog interaktif ini, diharapkan masyarakat mendapatkan informasi yang benar sehingga masyarakat bisa cerdas memilih produk untuk dikonsumsi. Pemaparan sistem pengawasan obat dan makanan yang meliputi produsen, pemerintah dan konsumen ini, mendapat tanggapan beragam dari pendengar RRI. Masyarakat mengharapkan pengawasan dilakukan terus secara berkesinambungan bukan hanya pada saat menjelang hari raya. Kepada masyarakat diinformasikan bahwa pengawasan sudah dilakukan secara rutin dengan skala prioritas dan menjelang hari raya diadakan pengawasan lebih intensif. Bahan Berbahaya yang masih banyak dipakai pada pangan juga menjadi sorotan masyarakat. Untuk itu telah disampaikan tips untuk memilih makanan yang aman bebas dari zat kimia berbahaya seperti formalin, borax, rhodamin-B dan lainnya.
Berbagai program pencegahan, dilakukan misalnya dengan memberikan bimtek kepada produsen, distributor maupun kelompok masyarakat. Tanggung jawab keamanan obat dan makanan yang beredar harus dilakukan oleh semua pihak. Kepedulian masyarakat dapat berupa penyampaian informasi atau pengaduan kepada Unit Layanan Pengaduan Konsumen (ULPK) BBPOM di Denpasar di jalan Tjut Nya Dien No.5 Denpasar, telp. 0361 234597.
Balai Besar POM di Denpasar