Kewaspadaan Dini KLB Keracunan Pangan

07-12-2015 Denpasar Dilihat 1628 kali

Meskipun pangan jajanan anak sekolah (PJAS) sudah tidak menjadi gerakan nasional lagi tetapi sosialisai maupun sampling tetap dilaksanakan oleh pemerintah. Karena permasalahan yang ada masih cukup banyak dan perlu menjadi perhatian pemerintah antara lain masih ditemukannya produk PJAS yang mengandung bahan berbahaya, area kantin sekolah yang masih belum menjadi perhatian pihak sekolah untuk ditempatkan di lokasi yang layak serta kebersihan dan fasilitas yang disediakan masih banyak yang belum memadai. Disamping sarana dan prasarana, petugas kantin maupun petugas Puskesmas yang membina kantin sekolah juga banyak yang belum memahami tentang keamanan pangan yang harus dijaga dan diterapkan di kantin sekolah.

Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tentang keamanan pangan, maka Dinas Kesehatan Provinsi Bali menyelenggarakan kegiatan Implementasi Higiene Sanitasi Pangan di Rumah Tangga dan sekolah bertempat  di UPT BPKKTK Jln Gemitir 135 Biaung Kertalangu Denpasar selama 3 hari dari tanggal 3 – 6 Desember 2015 , mengundang BBPOM di Denpasar sebagai salah satu nara sumber dengan peserta dari petugas Puskesmas se Kabupaten/Kota di Provinsi Bali dan Tim PKK Provinsi Bali. Nara sumber dari BBPOM di Denpasar, Dra. Desak Ketut Andika Andayani,Apt mendapat jadwal mengisi materi dengan judul Kewaspadaan Dini Kejadian Luar Biasa (KLB) Keracunan Pangan pada hari kamis tanggal 3 Desember 2015. Peserta sangat semangat mendengarkan materi yang disampaikan nara sumber dan  aktif bertanya pada saat berdiskusi. Semoga dengan berkolaborasi dengan lintas sektor terkait permasalahan pada PJAS secara perlahan dan pasti dapat dikurangi sehingga nantinya melalui kantin sekolah yang aman  tumbuh generasi penerus bangsa yang sehat dan cerdas. 

BBPOM di Denpasar

Sarana