Kepengurusan Baru Perkuat Komitmen Kolaborasi, BBPOM di Denpasar dan Kwarda Bali Mantapkan Saka POM sebagai Mitra Edukasi Masyarakat

19-10-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 84 kali

Denpasar - Regenerasi kepengurusan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dan memperluas dampak kolaborasi. Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar menerima audiensi Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Pramuka Bali pada Senin (19/10/2026) guna mempererat silaturahmi sekaligus memantapkan sinergi pembinaan Satuan Karya Pramuka Pengawas Obat dan Makanan (Saka POM) Bali.

Pertemuan ini menjadi langkah strategis bagi kedua pihak untuk menyelaraskan arah pembinaan di tengah pembaruan kepengurusan, baik di lingkungan Kwarda Bali maupun BBPOM di Denpasar. Semangat kepengurusan baru diharapkan menjadi energi untuk melanjutkan program yang telah berjalan, memperkuat koordinasi, serta menghadirkan kegiatan Saka POM yang semakin terarah, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Kepala BBPOM di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si., Apt., MPPM., menyambut baik audiensi tersebut dan menyampaikan apresiasi serta terima kasih kepada jajaran Kwarda Bali atas kunjungan dan silaturahmi yang terjalin. Pertemuan ini sekaligus menjadi ruang untuk memperkuat kesepahaman bahwa pembinaan generasi muda melalui Saka POM merupakan bagian penting dari upaya membangun kepedulian dan partisipasi masyarakat dalam pengawasan obat dan makanan.

Audiensi yang dipimpin Wakil Ketua Kwarda Bali Bidang SAKOMA, Dr. Ir. I Komang Agusjaya Mataram, M.Kes., membahas sejumlah agenda prioritas, meliputi pembaruan Surat Keputusan  Majelis Pembimbing (Mabi) Saka POM tingkat daerah, pembaruan Pin Saka tingkat daerah, serta penguatan sinergi program dan kegiatan bersama Saka POM Bali. Pembahasan ini menjadi bagian dari upaya menata kembali dukungan kelembagaan, memperjelas koordinasi pembinaan, dan memastikan kemitraan berjalan selaras dengan kepengurusan yang baru.

Komitmen bersama ini tidak berhenti pada penguatan administrasi, tetapi diarahkan pada peningkatan kualitas pembinaan dan kontribusi nyata anggota Saka POM. BBPOM di Denpasar dan Kwarda Bali berupaya mengoptimalkan Saka POM sebagai wadah bagi Pramuka Penegak dan Pandega untuk belajar, mengembangkan keterampilan, serta mengambil peran dalam menyebarluaskan informasi keamanan obat dan makanan secara benar dan bertanggung jawab.

Melalui pembinaan yang terarah, anggota Saka POM dapat memperoleh pengetahuan praktis mengenai cara mengenali produk yang memenuhi ketentuan, pentingnya izin edar, serta penerapan prinsip Cek KLIK, yaitu Cek Kemasan, Label, Izin Edar, dan Kedaluwarsa. Edukasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi pengetahuan bagi anggota Pramuka, tetapi juga diteruskan kepada keluarga, lingkungan sekolah, dan masyarakat luas melalui kegiatan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE).

Penguatan Saka POM juga membuka ruang bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pengawasan partisipatif. Dengan bekal pengetahuan yang tepat, anggota Pramuka dapat menjadi agen edukasi yang membantu masyarakat lebih kritis dalam memilih obat dan makanan, memahami risiko produk yang tidak memenuhi ketentuan, serta membiasakan perilaku konsumsi yang aman. Peran ini semakin relevan dalam mendukung perlindungan masyarakat dari peredaran obat dan makanan yang berisiko terhadap kesehatan.

Ke depan, BBPOM di Denpasar bersama Kwarda Bali berkomitmen memperkuat koordinasi dan menyelaraskan agenda kegiatan Saka POM, mulai dari pembinaan anggota, peningkatan kapasitas, hingga pelaksanaan edukasi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat Bali. Sinergi program diharapkan mampu membangun kesinambungan antara pembinaan kepramukaan dan tugas pengawasan obat dan makanan, sehingga keberadaan Saka POM semakin dirasakan manfaatnya.

Kolaborasi ini sekaligus menegaskan bahwa perlindungan masyarakat membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk generasi muda. Dengan semangat kepengurusan baru dan komitmen yang diperbarui, BBPOM di Denpasar dan Kwarda Bali berupaya menjadikan Saka POM Bali sebagai mitra strategis dalam membentuk generasi yang berkarakter, terampil, peduli, dan mampu menjadi penggerak edukasi keamanan obat dan makanan di lingkungannya.

Bersama Gerakan Pramuka, BBPOM di Denpasar memperkuat Saka POM Bali untuk membangun generasi muda yang berdaya dan masyarakat yang semakin cerdas memilih obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat. (Rie)

Sarana