Kementerian HAM Kanwil Bali Nusra dan BBPOM di Denpasar Komitmen Bersama Edukasi Masyarakat Bali

12-08-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 161 kali

DENPASAR – Rabu, 12 Agustus 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Bali Nusra melaksanakan audiensi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pemajuan, penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia di masyarakat. Audiensi tersebut dihadiri oleh Koordinator Kantor Wilayah Kerja Bali, Anak Agung Gede Ngurah Dalem, bersama jajaran, Deva Arisudana., diterima langsung Kepala Balai Besar POM di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Made Ery B Hantana dan Ketua Tim Sertifikasi, Putu Ekayani.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kolaborasi dalam pelaksanaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan terkait obat dan makanan. Edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak atas kesehatan dan hak memperoleh produk obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

Agung Dalem menyampaikan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pemajuan HAM dapat diimplementasikan secara nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Edukasi mengenai HAM dapat diintegrasikan dengan berbagai program KIE Keamanan Obat dan Makanan dan Layanan Publik yang telah dilaksanakan oleh BBPOM di Denpasar, kepada pelaku usaha, komunitas, maupun kelompok masyarakat lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BBPOM di Denpasar menyambut baik sinergi yang ditawarkan dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. BBPOM di Denpasar memiliki peran dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang tepat mengenai keamanan, mutu, dan manfaat obat dan makanan. Kolaborasi dengan Kementerian HAM diharapkan dapat memperkuat materi edukasi dengan perspektif HAM sehingga masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai penerima layanan publik.

Melalui audiensi ini, Kementerian HAM Kanwil Bali Nusra dan BBPOM di Denpasar berkomitmen untuk menindaklanjuti peluang kerja sama melalui kegiatan KIE, sosialisasi, dan program edukasi bersama. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, transparan, berkeadilan, serta berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat. 

DENPASAR – Rabu, 12 Agustus 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Bali Nusra melaksanakan audiensi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pemajuan, penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia di masyarakat. Audiensi tersebut dihadiri oleh Koordinator Kantor Wilayah Kerja Bali, Anak Agung Gede Ngurah Dalem, bersama jajaran, Deva Arisudana., diterima langsung Kepala Balai Besar POM di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Made Ery B Hantana dan Ketua Tim Sertifikasi, Putu Ekayani.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kolaborasi dalam pelaksanaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan terkait obat dan makanan. Edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak atas kesehatan dan hak memperoleh produk obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

Agung Dalem menyampaikan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pemajuan HAM dapat diimplementasikan secara nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Edukasi mengenai HAM dapat diintegrasikan dengan berbagai program KIE Keamanan Obat dan Makanan dan Layanan Publik yang telah dilaksanakan oleh BBPOM di Denpasar, kepada pelaku usaha, komunitas, maupun kelompok masyarakat lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BBPOM di Denpasar menyambut baik sinergi yang ditawarkan dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. BBPOM di Denpasar memiliki peran dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang tepat mengenai keamanan, mutu, dan manfaat obat dan makanan. Kolaborasi dengan Kementerian HAM diharapkan dapat memperkuat materi edukasi dengan perspektif HAM sehingga masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai penerima layanan publik.

Melalui audiensi ini, Kementerian HAM Kanwil Bali Nusra dan BBPOM di Denpasar berkomitmen untuk menindaklanjuti peluang kerja sama melalui kegiatan KIE, sosialisasi, dan program edukasi bersama. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, transparan, berkeadilan, serta berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat.

DENPASAR – Rabu, 12 Agustus 2026, Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (HAM) Bali Nusra melaksanakan audiensi dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar dalam rangka memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam pemajuan, penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak asasi manusia di masyarakat. Audiensi tersebut dihadiri oleh Koordinator Kantor Wilayah Kerja Bali, Anak Agung Gede Ngurah Dalem, bersama jajaran, Deva Arisudana., diterima langsung Kepala Balai Besar POM di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, didampingi Kepala Bagian Tata Usaha, Made Ery B Hantana dan Ketua Tim Sertifikasi, Putu Ekayani.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas peluang kolaborasi dalam pelaksanaan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman mengenai hak masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan terkait obat dan makanan. Edukasi tersebut diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya bersama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap hak atas kesehatan dan hak memperoleh produk obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat.

Agung Dalem menyampaikan pentingnya memperkuat kolaborasi lintas sektor agar pemajuan HAM dapat diimplementasikan secara nyata dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Edukasi mengenai HAM dapat diintegrasikan dengan berbagai program KIE Keamanan Obat dan Makanan dan Layanan Publik yang telah dilaksanakan oleh BBPOM di Denpasar, kepada pelaku usaha, komunitas, maupun kelompok masyarakat lainnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala BBPOM di Denpasar menyambut baik sinergi yang ditawarkan dan menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga dalam memberikan edukasi kepada masyarakat. BBPOM di Denpasar memiliki peran dalam memastikan masyarakat memperoleh informasi yang tepat mengenai keamanan, mutu, dan manfaat obat dan makanan. Kolaborasi dengan Kementerian HAM diharapkan dapat memperkuat materi edukasi dengan perspektif HAM sehingga masyarakat semakin memahami hak dan kewajibannya sebagai penerima layanan publik.

Melalui audiensi ini, Kementerian HAM Kanwil Bali Nusra dan BBPOM di Denpasar berkomitmen untuk menindaklanjuti peluang kerja sama melalui kegiatan KIE, sosialisasi, dan program edukasi bersama. Sinergi tersebut diharapkan dapat memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat sekaligus mewujudkan pelayanan publik yang inklusif, transparan, berkeadilan, serta berorientasi pada pemenuhan hak masyarakat. (Ekayani)

Sarana