Kaji Ulang Manajemen Laboratorium Pengujian

14-03-2013 Denpasar Dilihat 2525 kali

Laboratorium Pengujian Balai Besar POM di Denpasar kembali melaksanakan Kaji Ulang Manajemen yang pertama di tahun 2013. Kaji Ulang manajemen dilaksanakan di Hotel Adhi Jaya Kuta, pada tanggal 7 Maret 2013. Tujuan dari pelaksanaan Kaji Ulang ini adalah untuk lebih fokus membahas permasalahan-permasalahan yang ada di Laboratorium Pengujian dan dicari solusinya. Hal mendasar yang sangat penting dipahami oleh seluruh personal pengujian adalah bahwa Laboratorium Pengujian merupakan bagian dari Badan POM RI yang memiliki peran sangat penting, karena terjaminnya dan terlindunginya masyarakat dari obat dan makanan yang tidak memenuhi syarat, adalah hasil dari pengujian yang dilaksanakan oleh laboratorium Pengujian. Sesuai SNI ISO /IEC 17025-2008 disebutkan bahwa Manajer Puncak secara periodik menyelenggarakan kaji ulang pada sistem manajemen mutu laboratorium dan kegiatan pengujian yang dilakukan untuk mengetahui kesinambungan, kecocokan dan efektivitas sistem manajemen mutu dan untuk mengetahui perubahan dan peningkatan yang diperlukan.

Acara Kaji Ulang Manajemen Laboratorium Pengujian ini dibuka oleh Kepala Balai Besar POM di Denpasar yang juga merupakan Manajer Puncak, Dra. Corry Panjaitan, Apt.,. Dalam sambutannya, Ibu Kepala Balai menghimbau setiap personil pengujian harus memonitoring segala sesuatu yang masih kurang dalam Panduan Mutu, Posedur Operasional Baku, dan juga Instruksi Kerja, sehingga hasil uji dapat terjamin validitas dan ketepatannya. Sepuluh Parameter uji yang merupakan target laboratorium pengujian sebagai upaya untuk menjamin kesehatan masayarakat dari obat dan makanan yang beresiko terhadap kesehatan, memberikan tantangan yang sangat besar bagi personal pengujian.

Selama Kaji Ulang dibahas permasalahan-permasalahan di Laboratorium Pengujian Teranokoko, Laboratorium Pengujian Pangan dan Bahan Berbahaya serta Laboratorium Pengujian Mikrobiologi. Permasalahan-permasalahan yang disampaikan, dibahas dan ditanggapi serta dicari solusi oleh Manajer Puncak. Permasalahan-permasalahan tersebut diantaranya tentang ; Penambahan jumlah personal yang khusus melakukan kegiatan administrasi seperti SIE, perbaikan-perbaikan terhadap bagian-bagian laboratorium yang mengalami kerusakan, peningkatan fasilitas-fasilitas penunjang yang terkait dengan keefektifan dan keefisienan teknis pengujian, kesesuaian parameter uji dengan pedoman sampling dan lain-lain.

Dalam Kaji Ulang Manajemen ini juga dibahas tentang persiapan- persiapan yang diperlukan untuk tahun 2014, sebagai persyaratan untuk terpenuhinya 12 parameter uji. Hal lain yang tidak kalah pentingnya adalah mengasah keterampilan personil penguji melalui kegiatan-kegiatan pelatihan sehingga lebih sesuai dengan sasaran strategis Badan POM yaitu Meningkatnya Kompetensi, Kapabilitas dan Jumlah Modal Insani yang Unggul dalam Melaksanakan Pengawasan Obat dan Makanan dan akhirnya memberikan andil untuk menjamin kepuasan pelanggan. Dengan menjamin kontinuitas pelaksanaan monitoring, evaluasi dan improvement dari segala aspek-aspek pada Laboratorium Pengujian, akan mempertahankan penilaian terhadap Laboratorium Pengujian Balai Besar POM di Denpasar menjadi laboratorium yang terakreditasi secara Nasional dan dapat memberikan Pelayanan Prima untuk menjamin kepuasan pelanggan. Acara Kaji ulang ini ditutup oleh Manajer Puncak (Kepala Balai) dengan memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya terhadap kinerja personal pengujian yang melaksanakan tugas dengan sangat baik. “Dengan berbekal semangat dan keterampilan yang maksimal akan memberikan hasil yang menjamin kepuasan pelanggan.

BBPOM di Denpasar

Sarana