Sosialisasi dan pelaksanaan suatu program dapat dilakukan dengan pamer (show off) yaitu melalui Pameran. Dalam rangka memperingati HUT Provinsi Bali ke 56 dan HUT Kemerdekaan RI ke 69 Pemda Provinsi Bali mengadakan Pameran Pembangunan Provinsi Bali tahun 2014. Pameran ini dilaksanakan sebagai salah satu upaya untuk mensosialisasikan keberadaan, Visi, Misi, program dan kegiatan yang telah dilakukan oleh setiap SKPD,Badan dan Lembaga-Lembaga Departemen dan Non Departemen yang ada di wilayah Provinsi Bali. Instansi-instansi yang ikut serta dalam kegiatan pameran mempublikasikan kegiatan dan program-program instansinya serta hasil-hasil pembangunan secara informatif, edukatif, dan komunikatif, seperti harapan dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang disampaikan saat pembukaan Pameran Pembangunan Rabu, 14 Agustus 2014. Pameran ini mengambil tema : “Melalui Pameran Pembangunan tahun 2014 kita mantapkan program pembangunan Bali Mandara (maju,aman,damai dan sejahtera) berlandaskan Tri Hita Karana”
Penyelenggaraan Pameran yang dirangkai dengan HUT ke-56 Prov Bali dan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI ke-69 sekaligus menjadi momentum untuk turut mendorong upaya memantapkan semangat kebangsaan, nasionalisme, serta meningkatkan rasa bangga kepada tanah air. Berkaitan dengan hal ini Balai Besar POM di Denpasar juga tidak ketinggalan mengambil peran yang sangat strategis dalam melaksanakan Visi dan Misi Badan POM dan mendukung Program Bali Mandara terutama dalam upaya memberdayakan masyarakat untuk melindungi diri dari obat dan makanan yang berisko terhadap kesehatan. Kepala Balai Besar POM di Denpasar Ibu Dra. Endang Widowati, Apt., yang dalam hal ini diwakili oleh plh. Kepala Balai, Ibu Dra. Desak Ketut Andika Andayani, Apt., memberikan motivasi yang sangat besar dalam peran serta Balai Besar POM di Denpasar dalam Pameran ini. Penampilan Badut POMPI (Pengawas Obat dan Makanan dan Penyebaran Informasi) dan OMI (Obat dan Makanan Indonesia), sebagai Maskot pada STAND pameran Balai Besar POM di Denpasar. Pada saat pembukaan Pemerintah Daerah Provinsi Bali yang diwakili oleh Asisten III, I Made santa, SH juga ikut mengunjungi STAND BBPOM. Wakil Pemda Bali ini memberikan masukan yang positif dan memberikan apresiasi kepada BBPOM di Denpasar.
Para pengunjung lainnya tampak sangat antusias dan memberikan saran, masukan dan pertanyaan-pertanyaan yang sangat penting demi peningkatan pemahaman tentang obat dan makanan. Materi yang ditampilkan pada saat pameran dikemas dengan sederhana tetapi lengkap untuk menarik pengunjung. Produk terapetik, Obat Tradisional, Kosmetik, dan Makanan yang Memenuhi Persyaratan dan Tidak memenuhi Persyaratan dipajang dan ditampilkan pula secara audio-visual sehingga memberikan layanan yang komunikatif, informatif dan edukatif bagi pengunjung. Pajangan obat tradisional yang mengandung BKO (Bahan Kimia Obat), wadah makanan dari melamin yang memenuhi syarat, juga menjadi suatu materi yang sangat menarik, demikian pula dengan produk kosmetika yang mengandung logam berbahaya seperti Merkuri. Materi yang ditampilkan juga dilengkapi dengan program terbaru Badan POM RI yaitu Food Safety Masuk Desa (FSMD), tidak ketinggalan juga Gerakan Nasional Waspada Obat dan Makanan Ilegal (GN-WOMI). Klub Pompi juga menghiasi informasi Panganan Jajanan Anak Sekolah (PJAS), sehingga menarik perhatian anak-anak dalam mengenali keamanan pangan sebelum dikonsumsi.
BBPOM di Denpasar