Pemberian Informasi dan Edukasi kepada masyarakat terus dilakukan oleh Balai Besar POM (BBPOM) di Denpasar. Melalui salah satu radio swata di Denpasar, pada hari Selasa 23 Juli 2013 dilaksanakan interaktif dengan tema Intensifikasi Pengawasan Pangan menjelang hari raya keagamaan. Narasumber adalah Kepala Seksi Layanan Informasi Konsumen, Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt. dan Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM), Budiastuti Arieswati, S.Si., Apt.
Melalui dialog interaktif ini diharapkan masyarakat baik produsen makanan maupun konsumen mengetahui makanan yang aman untuk dikonsumsi. Diharapkan juga agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar sehingga masyarakat bisa cerdas memilih produk untuk dikonsumsi. Masih banyaknya penyalahgunaan zat-zat kimia sebagai bahan tambahan pada pangan menyebabkan pangan kita menjadi tidak aman untuk dikonsumsi. Penggunaan Bahan Berbahaya dalam pangan disebabkan kurangnya pengetahuan, kurang kepedulian serta kesengajaan produsen pangan akibat keinginan memperoleh keuntungan yang besar dengan biaya produksi yang murah. Beberapa zat kimia yang sering disalahgunakan seperti Formalin, Boraks, pewarna Rhodamin-B dan Methanyl Yellow.
Beberapa pertanyaan diajukan pendengar radio duta sebagai kepedulian mereka terhadap tersedianya pangan yang aman. Apresiasi dan harapan masyarakat agar pengawasan oleh BBPOM terus dilakukan dan berkesinambungan. Disampaikan bahwa program-program BBPOM di Denpasar sudah sesuai dengan harapan masyarakat dan akan terus ditingkatkan.
Balai Besar POM di Denpasar