Informasi terkait risiko produk illegal serta bahan berbahaya pada produk Obat dan Makanan semakin diperlukan oleh masyarakat. Tak terkecuali para personel di lingkungan Polda Bali, termasuk seluruh Polres Kabupaten / Kota dan anggota Bhayangkari. Hal ini nampak pada Acara Ceramah Kesehatan yang diselenggarakan di Polda Bali pada hari Rabu, 22 Januari 2014.
Acara dibuka oleh Kabid Dokkes Polda Bali KBP dr. Felix Sangkalia, MS. Pada sambutannya beliau menyampaikan bahwa banyaknya produk yang beredar baik lokal maupun impor serta masih banyaknya kasus terkait Obat dan Makanan, memerlukan pengawasan yang lebih intensif. Belakangan di berbagai daerah termasuk Bali muncul kasus minuman beralkohol yang telah merenggut nyawa. Selain itu sebagai instansi penegak hukum, koordinasi yang lebih intensif perlu dilakukan dalam penyelesaian kasus-kasus di bidang Obat dan Makanan.
Pada kesempatan ini Kepala Balai Besar POM di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt yang didampingi Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan Drs. I Wayan Eka Ratnata, Apt menyampaikan profil Balai Besar POM di Denpasar, hasil pengawasan serta tindak lanjut yang dilakukan. Temuan hasil pengawasan juga dikaitkan dengan risiko yang mungkin terjadi. Kepala Balai Besar POM di Denpasar juga menyampaikan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Badan POM termasuk Gerakan Waspada Obat dan Makanan Ilegal ( GN WOMI ), serta menekankan pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam Sistem Pengawasan Obat dan Makanan.
Materi yang disampaikan mendapat apresiasi yang cukup besar dari peserta. Ini terlihat dari antusiasnya para peserta menyampaikan permasalahan pada saat diskusi. Permasalahan yang disampaikan merupakan permasalahan yang langsung dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Acara diakhiri dengan penyampaian kesimpulan dan penutupan oleh Kabid Dokkes Polda Bali.
BBPOM Di Denpasar