Saat ini ekspektasi masyarakat terhadap Badan POM khususnya Balai Besar POM Denpasar sangat tinggi. Patut disadari bahwa Balai Besar POM Denpasar tidak mungkin menyelesaikan sendiri, semua permasalahan yang ada. Dalam rangka pelaksanaan tugas pokok dan fungsinya, kemitraan dan dukungan dari lintas sektor terkait sangat diperlukan.
Pada hari Rabu tanggal 8 Juni 2016, Kepala Balai Besar POM di Denpasar didampingi Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan melakukan advokasi ke Kepolisian Daerah Bali. Tujuan utama dari kegiatan advokasi ini adalah melakukan koordinasi, mengingat adanya pergeseran/pergantian beberapa pejabat di lingkungan Polda Bali. Diawali dengan kunjungan ke Direktorat Intelkam untuk mengecek keberadaan senjata yang dititipkan di Polda Bali. Diterima oleh Kepala Seksi Pelayanan Administrasi, Kepala Balai mendapat penjelasan tentang keberadaan senjata dan proses apa yang harus dilakukan untuk perpanjangan/pembaharuan ijin pemegang senjata. Pada kesempatan itu Kepala Balai juga menyatakan bahwa untuk saat ini senjata akan tetap dititipkan di Polda Bali.
Selanjutnya Kepala Balai Besar POM Denpasar melakukan koordinasi dengan Direktur Reserse Narkoba dan Direktur Reserse Kriminal Khusus, yang masing-masing diterima oleh Wadir Reserse Narkoba dan Direktur Reserse Kriminal Khusus. Sempat didiskusikan beberapa permasalahan terkait pelanggaran dan penegakan hukum yang dilakukan masing-masing instansi. Kepala Balai Besar POM di Denpasar tetap mohon dukungan dari unsur kepolisian dalam pelaksanaan tugas untuk memberi perlindungan kepada masyarakat. Demikian juga kalau diperlukan Balai Besar POM di Denpasar siap mem back up kegiatan yang dilakukan oleh Polda Bali.
Sendiri susah untuk menghasilkan sesuatu, tetapi dalam sebuah ikatan bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal. Dan untuk saat itu Balai Besar POM di Denpasar belum perlu dor… dor… dor…
BBPOM di Denpasar