BANGLI, Bali - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan di Denpasar bersama PT Darya-Varia Laboratoria Tbk sukses menyelenggarakan acara Penyerahan Bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada penguatan program Keamanan Pangan di Sekolah, Desa, Pasar, dan dukungan terhadap pelaku UMKM. Acara hangat dan penuh makna ini dilaksanakan pada Selasa, 16 Desember 2025, bertempat di SMP Negeri 3 Bangli.
Kegiatan ini merupakan bagian integral dari upaya BBPOM Denpasar untuk mendukung pengembangan program Desa Pangan Aman, Sekolah dengan Pembudayaan Keamanan Pangan, dan Pasar Pangan Aman berbasis Komunitas, termasuk mendukung inovasi GEBYAR UMKM BALI (Gerakan Bersama Pelayanan Izin Edar Obat dan Makanan untuk UMKM di Bali).
PT Darya-Varia Laboratoria Tbk melalui Bapak Jan Sebastianus Widjojo selaku Head of Corporate Commercial Excellence, menyampaikan bahwa mereka sangat senang dapat memberikan bantuan yang bermanfaat, khususnya untuk mendukung UMKM agar dapat mengembangkan usahanya sesuai standar keamanan pangan.
Secara simbolis, bantuan diserahkan kepada beberapa penerima, diantaranya Paket Renovasi Sarana Kantin Sekolah yang bertujuan menciptakan kantin yang higienis dan memenuhi standar keamanan pangan, paket edukasi keamanan pangan serta Paket Test Kit Bahan Berbahaya, sebagai wujud nyata penguatan pengawasan internal sekolah terhadap pangan jajanan anak sekolah (PJAS) yang beredar. Bantuan ini juga disalurkan kepada Desa Dawan Klod, Pasar Nyanggelan, Pasar Sudhamerta, Pasar Kerthawaringinsari, dan Pasar Blahkiuh.
Dalam sambutannya, Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt., sangat mengapresiasi kemitraan strategis ini. Beliau berharap ke depannya akan lebih banyak lagi perusahaan yang bersedia bekerjasama memberikan bantuan dan support serupa, baik itu untuk UMKM, sekolah, desa, maupun pasar, demi terwujudnya dukungan keamanan pangan yang berkelanjutan dan merata di seluruh Bali.
Kolaborasi antara BBPOM dan Darya-Varia ini menegaskan komitmen bersama dalam mewujudkan kesehatan masyarakat, mulai dari hulu hingga hilir, dan secara aktif berkontribusi dalam percepatan penurunan angka stunting di Bali