BPOM Hadir di Pasar Desa: Pastikan Pangan Aman, Ekonomi Lokal Denpasar Kian Kuat

28-01-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 136 kali

Denpasar, Selasa (27/1/2026) Upaya memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kota Denpasar melalui program Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Pasar Desa. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, menyasar tiga pasar desa, yakni Pasar Desa Adat Peguyangan, Pasar Desa Adat Tamba, dan Pasar Agung.

Program ini diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar sebagai bentuk komitmen menghadirkan pasar desa yang tertib, sehat, aman, dan berdaya saing. Monitoring dilakukan secara langsung dengan melibatkan berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, sebagai wujud sinergi lintas sektor dalam mendukung pengelolaan pasar desa yang berkelanjutan.

Dalam kegiatan tersebut, tim melakukan pemantauan terhadap pengelolaan pasar, sarana dan prasarana, kebersihan lingkungan, hingga aktivitas perdagangan yang berlangsung. Evaluasi ini menjadi bagian penting untuk memetakan kondisi riil pasar desa sekaligus menyusun rekomendasi perbaikan yang tepat sasaran.

Kehadiran Balai Besar POM di Denpasar turut memperkuat pelaksanaan kegiatan ini, khususnya dalam mendukung aspek keamanan pangan di pasar desa. BBPOM di Denpasar berperan aktif memberikan dukungan edukatif serta penguatan pemahaman kepada pengelola dan pedagang pasar terkait pangan yang aman, bermutu, dan layak konsumsi.

Melalui monitoring dan evaluasi ini, diharapkan pasar desa tidak hanya berfungsi sebagai pusat transaksi ekonomi, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya usaha masyarakat lokal, terutama pelaku UMKM. Pasar desa yang dikelola dengan baik akan mendorong perputaran ekonomi di tingkat desa sekaligus meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat.

DPMD Kota Denpasar menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis dalam mewujudkan pasar desa yang berdaya, ekonomi lokal yang kuat, dan masyarakat yang sejahtera, sejalan dengan visi pembangunan Kota Denpasar yang inklusif dan berkelanjutan.

Sarana