Denpasar, Kamis (29/1/2026) Upaya mewujudkan pasar desa yang aman, sehat, dan berdaya saing terus diperkuat melalui kegiatan Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan Pasar Desa yang dilaksanakan pada Kamis, 29 Januari 2026. Kegiatan ini menyasar Pasar Yadnya, Pasar Gunung Sari, Pasar Desa Kertha Sari, serta Pasar Tradisional Desa Adat Kesiman Petilan.
Kegiatan yang diinisiasi oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kota Denpasar ini melibatkan berbagai OPD terkait dan didukung langsung oleh Balai Besar POM di Denpasar. Dalam kesempatan tersebut, BBPOM Denpasar dihadiri oleh I Dewa Agung Ayu Istri Dhian Permata Dewi, S.KM, sebagai bentuk komitmen BPOM dalam mengawal keamanan pangan di pasar desa.
Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi pengelolaan pasar, kebersihan lingkungan, penataan sarana dan prasarana, serta aktivitas perdagangan pangan segar dan olahan. Kehadiran BPOM menjadi penguat dalam memastikan pangan yang beredar di pasar desa memenuhi aspek keamanan, mutu, dan kelayakan konsumsi, demi melindungi kesehatan masyarakat.
Selain pengawasan, kegiatan ini juga menjadi sarana evaluasi dan pembinaan bagi pengelola serta pedagang pasar desa. Sinergi lintas sektor diharapkan mampu mendorong terciptanya pasar desa yang tertib, nyaman, dan mampu meningkatkan kepercayaan konsumen.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang berkelanjutan, pasar desa tidak hanya diposisikan sebagai pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga sebagai ruang pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi lokal. Pasar desa yang aman dan dikelola dengan baik diyakini dapat menjadi penggerak kesejahteraan masyarakat di tingkat desa.
Pemerintah Kota Denpasar bersama BPOM dan OPD terkait terus berkomitmen mengawal pasar desa agar tumbuh sebagai pilar ekonomi kerakyatan yang kuat, sekaligus mendukung terwujudnya masyarakat yang sehat dan sejahtera.