BBPOM Di Denpasar turut hadir dalam rangka penyelarasan program dan kegiatan penurunan stunting yang melibatkan seluruh Tim Percepatan Penurunan Stunting Provinsi Bali. Peningkatan sinergitas antar pemangku kepentingan di tingkat provinsi dalam upaya percepatan penurunan stunting di provinsi Bali menjadi target capaian Rapat Koordinasi pada hari ini.
Program Pelaksanaan Gerakan Pengukuran Serentak di Provinsi Bali Tahun 2025 yang dimotori oleh Dinas Kesehatan Provinsi Bali adalah program percepatan penurunan stunting yang akan dilaksanakan dalam waktu dekat yaitu pada minggu I dan II bulan November 2025. Gerakan pengukuran dan intervensi serentak pencegahan stunting merupakan aksi serentak bersama pencegahan stunting melalui pendataan, penimbangan, pengukuran, edukasi, verifikasi, intervensi dan edukasi bagi seluruh balita. Pelaksanaan program bersinergi dengan tim dari Poltekes dan BKKBN dalam mendampingi kader posyandu untuk mencegah kesalahan dalam pengukuran data, memastikan alat yang digunakan terpasang dengan benar serta melakukan penimbangan dan pengukuran sesuai prosedur. Kader yang terlibat tidak hanya dari unsur kesehatan, didukung pula oleh unsur sosial, pendidikan, perumahan rakyat dan perlindungan masyarakat. Poltekkes Denpasar juga mendukung program tersebut melalui Investing Nutrition Early Years (INEY) yaitu program peningkatan pelayanan untuk percepatan penurunan stunting di Indonesia melalui Kementrian Kesehatan RI dengan menggunakan dana hibah Bank Dunia. INEY memprioritaskan prinsip konvergensi untuk memberikan serangkaian
intervensi multisektoral di tingkat K/L, OPD, desa, dan rumah tangga. Fokus INEY adalah penyampaian & pemanfaatan layanan berkualitas. Bappeda selaku koordinator Konvergensi multi sektor percepatan pencegahan dan penurunan stunting dan perbaikan gizi melalui intervensi spesifik dan sensitif. Intervensi spesifik di sektor kesehatan berkontribusi sebesar 30% dan itervensi sensitif pada sektor non kesehatan berkontribusi sebesar 70%.
BBPOM di Denpasar siap berkolaborasi dengan senatiasa mengedukasi masyarakat, khususnya ibu hamil, bayi, dan balita sehingga asupan gizi benar-benar terjamin mutu serta keamanannya. Melalui forum strategis ini, diharapkan dapat menyelaraskan perencanaan dan implementasi program antar perangkat daerah dan pemangku kepentingan terkait dalam percepatan pencegahan dan penurunan stunting.