BBPOM di Denpasar bekerjasama dengan Komisi IX DPR RI kembali melanjutkan langkah kongkret untuk melakukan pemberdayaan masyarakat melalui Komunikasi,Informasi dan Edukasi (KIE) tentang Obat, Makanan, Kosmetik, Suplemen dan Obat tradisional di kota Denpasar. KIE dilaksanakan di Auditorium Universitas Hindu Indonesia (UNHI) di Kota Denpasar pada tanggal 17 Nopember 2015. Inspirasi kegiatan ini adalah kepedulian terhadap setiap insan yang merupakan konsumen , punya hak yang sama untuk memperoleh jaminan keamanan produk obat, makanan, suplemen, kosmetik, dan obat tradisional yang dikonsumsinya, sehingga diperlukan suatu gebrakan nyata dalam menginspirasi masyarakat untuk dapat melindungi diri dari Obat dan Makanan yang berisiko terhadap kesehatan.
Acara dibuka secara resmi oleh Keynote Speacker Bapak Sumarjaya Linggih, SE., M.AP., dari Komisi IX DPR RI. Dalam sambutannya Sumarjaya menyampaikan bentuk kepeduliannya terhadap dunia kesehatan yaitu dengan memberikan motivasi yang kuat kepada semua peserta yang hadir saat acara Pemberdayaan Masyarakat melalui KIE ini. Beliau tidak henti-hentinya mendorong setiap peserta untuk menjadi perpanjangan tangan dan juga inspirator yang mampu menyelamatkan Bangsa Indonesia dari ketidaktahuan tentang kemanan Obat dan makanan menjadi masyarakat yang cerdas dalam mengkonsumsi suatu produk baik Obat, makanan, Kosmetik, Suplemen, dan Obat tradisional. Peserta yang hadir sebanyak 250 orang, berasal dari kalangan Mahasiswa, Dosen, Organisasi Keagamaan, Pemuka Agama, LPPOM MUI, Parisada Hindhu Dharma Indonesia (PHDI), Wanita Hindu Darma Indonesia (WHDI), dll. Narasumber yang sangat kompeten dibidang obat dan makanan yang merupakan Kepala Balai Besar POM di Denpasar, Dra. Endang Widowati, Apt., menyampaikan materi tentang kosmetik yang Aman dan Sehat. Materi ini mengundang beraneka macam pertanyaan dari kalangan mahasiswa. Pertanyaan yang sangat menarik tentang bahan berbahaya pada kosmetik, penggunaan kosmetik sampai pada ijin edar disambut baik oleh Ibu Endang dengan jawaban yang ilmiah dan mudah dipahami. Narasumber terakhir yang merupakan tokoh wanita ispiratif Bali tahun 2015, Sayu Sutrisna Dewi, Dosen Fakultas Ekonomi Universitas Udayana yang merupakan motivator handal yang tiada henti memotivasi mahasiswa untuk menjadi wirausaha muda yang memenuhi kaidah, aturan-aturan serta memproduksi dan memasarkan produk-produk terutama obat dan makanan yang memenuhi standar Indonesia dan menyehatkan masyararakat. Acara berakhir dengan harapan besar dari para narasumber supaya semua peserta yang mengikuti KIE dapat menjadi pengusaha-pengusaha muda sukses yang memperhatikan kesehatan konsumen, menjadi Training of Trainer (TOT) bagi kelompok-kelompok kecil di organisasinya, dan masyarakat pada umumnya, sehingga harapan besar mencerdaskan dan menyehatkan masyarakat dapat tercapai.
BBPOM di Denpasar