Gianyar–Badung, 9 Juli 2026 – Komitmen Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar dalam menghadirkan pelayanan publik yang mudah diakses terus diwujudkan melalui kehadirannya di Mal Pelayanan Publik (MPP) Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Badung. Pada kunjungan kerja penguatan pelayanan publik yang dipimpin oleh Wakil Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), BBPOM di Denpasar turut berpartisipasi sebagai salah satu instansi penyelenggara layanan yang memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini merupakan bagian dari peninjauan implementasi standar pelayanan publik dan penguatan penyelenggaraan MPP di Provinsi Bali.
Melalui stan pelayanan yang tersedia di MPP Gianyar dan MPP Badung, BBPOM di Denpasar memberikan berbagai layanan informasi dan konsultasi seputar obat, obat tradisional, kosmetik, suplemen kesehatan, dan pangan olahan. Selain itu, masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan terkait dugaan produk yang tidak memenuhi ketentuan, memperoleh edukasi mengenai cara memilih produk yang aman, serta mendapatkan pendampingan terhadap berbagai permasalahan yang berkaitan dengan pengawasan obat dan makanan.
Kehadiran BBPOM di Denpasar di MPP menjadi wujud nyata transformasi pelayanan publik yang semakin dekat, mudah, cepat, dan terpadu. Masyarakat tidak perlu datang ke kantor BBPOM untuk memperoleh informasi maupun menyampaikan pengaduan, karena seluruh layanan dapat diakses melalui satu lokasi pelayanan bersama yang terintegrasi dengan berbagai instansi pemerintah.
Bagi pelaku usaha, layanan ini juga memberikan manfaat berupa kemudahan memperoleh informasi mengenai regulasi, persyaratan perizinan, serta konsultasi terkait pemenuhan standar keamanan dan mutu produk. Pendekatan ini diharapkan mampu meningkatkan kepatuhan pelaku usaha sekaligus mendorong terciptanya produk obat dan makanan yang aman, bermutu, dan berdaya saing.
Partisipasi BBPOM di Denpasar dalam kegiatan penguatan pelayanan publik ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Peninjauan yang dilakukan oleh Kementerian PANRB menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar penyelenggara layanan serta memastikan Mal Pelayanan Publik semakin optimal sebagai pusat pelayanan publik yang efektif, terintegrasi, dan berkelanjutan.
Melalui pelayanan yang semakin mudah dijangkau, BBPOM di Denpasar berharap masyarakat Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Badung semakin sadar akan pentingnya memilih obat dan makanan yang aman serta tidak ragu memanfaatkan layanan informasi dan pengaduan apabila menemukan produk yang diduga tidak memenuhi ketentuan. Dengan demikian, perlindungan kesehatan masyarakat dapat diwujudkan melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat sebagai konsumen yang cerdas.