Denpasar - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pelayanan publik yang prima, adaptif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat melalui penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik (FKP) secara daring pada Jumat, 10 April 2026
Kegiatan yang dilaksanakan melalui Zoom Meeting ini dibuka secara langsung oleh Plt. Kepala BBPOM di Denpasar, I Made Ery Bahari Hantana, S.Si., Apt., serta dihadiri oleh Anggota DPR RI Komisi IX, Tutik Kusuma Wardhani, S.E., M.M., M.Kes, perwakilan pemerintah daerah, akademisi, pelaku usaha, organisasi profesi, hingga perwakilan masyarakat. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan semangat kolaboratif dalam mewujudkan pelayanan publik yang semakin berkualitas dan akuntabel.
Dalam sambutannya, Plt. Kepala BBPOM di Denpasar menegaskan bahwa Forum Konsultasi Publik merupakan ruang strategis untuk menghimpun aspirasi, masukan, dan harapan dari para pemangku kepentingan sebagai dasar dalam penyempurnaan standar pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik serta berbagai regulasi terkait lainnya yang menjadi landasan dalam penyelenggaraan pelayanan di lingkungan BPOM.
Apresiasi turut disampaikan oleh Anggota DPR RI Komisi IX terhadap kinerja BBPOM di Denpasar yang dinilai sangat baik dan konsisten. Ia menyampaikan bahwa dedikasi dan kerja nyata jajaran BBPOM di Denpasar terlihat secara langsung dalam pelaksanaan tugas pengawasan Obat dan Makanan. Bahkan di tengah tantangan efisiensi anggaran, komitmen tersebut tetap terjaga dengan sangat kuat. Seluruh jajaran terus menunjukkan semangat pelayanan sepenuh hati, aktif mengedukasi masyarakat, serta memperkuat pengawasan guna menjamin keamanan, mutu, dan manfaat produk Obat dan makanan yang beredar. Hal ini menjadi bukti bahwa integritas dan profesionalisme BBPOM di Denpasar tidak hanya terjaga, tetapi juga memberikan dampak nyata dalam melindungi masyarakat.
Kegiatan FKP dipandu oleh Ketua Tim Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) dan sertifikasi BBPOM di Denpasar, Ni Putu Ekayani Scorpiasanty L, S.Si, Apt, M.Biomed yang juga bertindak sebagai narasumber, dengan penyampaian materi terkait kebijakan, jenis layanan, serta standar pelayanan yang meliputi layanan informasi dan pengaduan, pengujian Obat dan makanan, hingga layanan sertifikasi dan perizinan di sektor Obat dan makanan
Hasil dari Forum Konsultasi Publik ini menjadi dasar penting dalam penyusunan dan penetapan Standar Pelayanan Publik BBPOM di Denpasar Tahun 2026, sebagai wujud komitmen dalam menghadirkan layanan yang semakin berkualitas, inklusif, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Melalui penyelenggaraan FKP ini, BBPOM di Denpasar tidak hanya memperkuat transparansi dan akuntabilitas, tetapi juga memastikan bahwa setiap kebijakan dan layanan yang dihadirkan benar-benar berangkat dari kebutuhan dan suara masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan integritas, BBPOM di Denpasar terus bergerak menghadirkan pelayanan publik yang tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga melampaui harapan masyarakat, demi perlindungan kesehatan bangsa yang berkelanjutan.