Tabanan, 8 Oktober 2025 - Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar terus memperkuat peran sekolah dalam mewujudkan pangan jajanan anak sekolah (PJAS) yang aman dan bergizi. Bertempat di SMA Negeri 1 Kediri, Kabupaten Tabanan, BBPOM di Denpasar hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Keamanan Pangan bagi Kader Keamanan Pangan Sekolah, yang diikuti oleh perwakilan guru dan komite dari delapan sekolah tingkat SD, SMP, dan SMA di Kabupaten Tabanan.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita ini diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa bersama, dilanjutkan dengan sambutan dan Pembukaan dari Kepala SMA N 1 Kediri Tabanan, yang menekankan pentingnya komitmen sekolah dalam menjaga keamanan pangan di lingkungan pendidikan. “Kader Keamanan Pangan Sekolah memiliki peran strategis untuk menjadi penggerak dan pengawas internal agar jajanan anak di sekolah bebas dari bahan berbahaya dan memenuhi kaidah gizi seimbang,” ujarnya dalam pembukaan.
Suasana bimtek berlangsung interaktif dan penuh antusiasme. Para peserta aktif berdiskusi dan mengajukan banyak pertanyaan terkait cara mengenali pangan yang aman, implementasi keamanan pangan di kantin sekolah, serta peran kader dalam mendukung program pemerintah seperti Makan Bergizi Gratis (MBG).
Berbagai materi menarik disampaikan secara bergantian oleh narasumber dari BBPOM di Denpasar, meliputi Kebijakan Keamanan Pangan Jajanan Anak Sekolah, 5 Kunci Keamanan Pangan, Peran Kader dalam Intervensi Keamanan PJAS, hingga Pedoman PJAS untuk Gizi Seimbang. Peserta juga mendapatkan penguatan tentang pentingnya nutrisi seimbang untuk mendukung terciptanya SDM unggul di masa depan.
Untuk mengukur efektivitas kegiatan, peserta mengikuti pre-test dan post-test serta mengisi kuesioner mengenai pengetahuan, sikap, dan perilaku terkait keamanan pangan. Dari hasil diskusi dan evaluasi, terlihat peningkatan pemahaman peserta mengenai risiko pangan tidak aman serta langkah-langkah pencegahannya di lingkungan sekolah.
Kegiatan diakhiri dengan penutupan dan foto bersama, menandai komitmen bersama antara BBPOM di Denpasar, Dinas Pendidikan, serta pihak sekolah untuk terus mengawal kemandirian sekolah dalam menciptakan lingkungan pangan yang aman, bermutu, dan bergizi.