Denpasar – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan pengetahuan generasi muda mengenai pentingnya memilih pangan yang aman, Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar berpartisipasi sebagai narasumber dalam kegiatan Sosialisasi dan Pengecekan Makanan di Seluruh Kantin SMA Negeri 2 Denpasar yang dilaksanakan di Aula SMA Negeri 2 Denpasar.
Kegiatan yang diikuti oleh siswa SMA Negeri 2 Denpasar ini merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat melalui peningkatan pemahaman mengenai keamanan pangan. Pada kesempatan tersebut, BBPOM di Denpasar menghadirkan Pengawas Farmasi dan Makanan (PFM) Ahli Muda, Leny Suma Dina Kisworo, S.TP, sebagai narasumber.
adapun materi yang disampaikan mengenai Implementasi Keamanan Pangan di Kantin Sekolah sebagai salah satu upaya menciptakan lingkungan pangan yang aman bagi seluruh warga sekolah. Peserta diberikan pemahaman mengenai pentingnya penerapan higiene dan sanitasi, pemilihan bahan pangan yang aman, serta peran seluruh pihak dalam menjaga keamanan pangan di lingkungan sekolah.
Selain itu, peserta juga mendapatkan edukasi mengenai 5 Kunci Memilih Pangan Aman, yaitu mengenali kemasan pangan yang baik, memeriksa label informasi produk, memastikan produk memiliki izin edar, memperhatikan tanggal kedaluwarsa, serta memastikan pangan tidak mengalami kerusakan sebelum dikonsumsi. Materi tersebut disampaikan secara interaktif sehingga siswa dapat lebih mudah memahami dan menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa dapat menjadi konsumen cerdas yang mampu memilih pangan yang aman dan bermutu, serta turut berperan dalam menciptakan budaya keamanan pangan di lingkungan sekolah. Edukasi sejak dini mengenai keamanan pangan menjadi langkah penting dalam melindungi kesehatan masyarakat sekaligus mendukung terwujudnya generasi yang sehat dan berkualitas.
BBPOM di Denpasar terus berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk institusi pendidikan, dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai keamanan pangan sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan masyarakat.