Audiensi Kepala BBPOM Denpasar, Komitmen Bersama Wujudkan Obat dan Makanan Aman di Kab Bangli

09-09-2026 Umum Dilihat 149 kali

Bangli — Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar, I Gusti Ngurah Bagus Kusuma Dewa, S.Si., Apt., MPPM, beserta tim melakukan audiensi ke Kabupaten Bangli. Bertempat di Kantor Bupati Bangli, audiensi diterima oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli I Wayan Jimat, SKM.  Audiensi dilaksanakan dalam rangka perkenalan Kepala BBPOM di Denpasar yang baru serta untuk perkuatan tatakelola pengawasan obat dan makanan khususnya di Kabupaten Bangli. Penguatan koordinasi dan sinergi pengawasan Obat dan Makanan antara BBPOM di Denpasar dengan Pemerintah Kabupaten Bangli yang sejalan dengan amanat Instruksi Presiden Nomor 3 Tahun 2017 tentang Peningkatan Efektivitas Pengawasan Obat dan Makanan serta Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2018 tentang Peningkatan Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan di Daerah.

Kepala BBPOM di Denpasar menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kolaborasi yang telah terjalin dengan sangat baik. Tim Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan sebagai tindak lanjut Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 41 Tahun 2018 tentang Peningkatan Koordinasi Pembinaan dan Pengawasan Obat dan Makanan di Daerah telah terbentuk di Kabupaten Bangli yang diketuai oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bangli dan Kepala Balai Besar POM di Denpasar selaku Wakil Ketua II  berperan sebagai koordinator pelaksana di lapangan. BBPOM di Denpasar berharap dukungan Pemerintah Kab Bangli untuk senantiasa mengawal keamanan dan mutu obat dan makanan serta untuk meningkatkan daya saing produk lokal sekaligus mendorong pertumbuhan Usaha  Mikro, Kecil dan Menengah. Kolaborasi yang sangat baik telah terjalin selama ini, hal ini dibuktikan saha satunya dengan SMP N 3 Kintamani Bangli yang berhasil meraih Juara II Lomba Sekolah yang Melaksanakan Pembudayaan Keamanan Pangan Tingkat nasional di regional Tengah pada tahun 2025.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan yang dalam hal ini mewakili Bupati Bangli menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Kabupaten Bangli untuk bersama-sama memperkuat pengawasan keamanan dan mutu obat dan makanan. Beliau menyampaikan salah satu bentuk dukungan dari BBPOM di Denpasar yaitu Dana DAK yang dialokasikan kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Bangli di tahun 2026 sangat mendukung program pengawasan di daerah. Pada pertemuan ini disampaikan agar BBPOM di Denpasar dapat meningkatkan pengawasan terhadap iklan yang beredar di pasaran khususnya untuk produk-produk kopi yang dapat meningkatkan stamina pria, agar ada sistem yang mengatur peredaran iklan agar tidak menyesatkan masyarakat.

Audiensi ini menjadi momentum untuk perkuatan sinergi dan komitmen  bersama antara BBPOM di Denpasar dan Pemerintah Kabupaten Bangli untuk terus memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengawasan obat dan makanan demi mewujudkan obat dan makanan yang aman, bermutu, serta  berdaya saing. (Ria)

Sarana