Peran Kader Dalam Pemberdayaan Masyarakat

31-12-2013 Denpasar Dilihat 3957 kali

20131231-denpasar-pemberdayaan11.JPG

Bali sebagai tujuan wisata, tentunya diharapkan wisatawan yang berkunjung di Pulau Dewata merasa nyaman dan aman, termasuk juga aman terhadap  produk Obat dan Makanan  yang dikonsumsi selama berwisata di Bali dan tidak ragu-ragu membelinya sebagai oleh-oleh. Untuk itu masyarakat secara berkesinambungan harus selalu ditingkatkan wawasannya sehingga ada kepedulian untuk selalu memproduksi suatu produk yang aman.

 

Di Provinsi Bali, tugas pengawasan ini dibebankan kepada Balai Besar POM di Denpasar. Kebiasaan masyarakat yang terlanjur salah dalam membuat, memakai atau mengkonsumsi produk juga tidak bisa diubah dalam sekejap.

 

 Untuk itu perlu sosialisasi yang terus menerus kepada masyarakat produsen dan konsumen, yang nantinya diharapkan mampu dan cerdas dalam memilih produk yang akan dipergunakan.

 

Balai Besar POM di Denpasar melakukan koordinasi dengan Instansi terkait seperti Dinas Kesehatan, Disperindag, Disdikpora, Diskop dan UKM serta instansi lainnya. Juga bekerjasama dengan kelompok-kelompok masyarakat seperti Kader Dharma Wanita, Kader PKK,  Kader Posyandu, Tokoh Masyarakat, Kelompok Karang Taruna dan lainnya untuk ikut bersama menginformasikan dan mencerdaskan masyarakat.

 

Salah satu Misi Badan Pom yaitu MEMBERDAYAKAN MASYARAKAT AGAR MAMPU MELINDUNGI DIRI DARI OBAT DAN MAKANAN YANG BERISIKO TERHADAP KESEHATAN. Balai Besar POM di Denpasar tahun 2013 telah melakukan banyak kegiatan untuk melaksanakan misi ini, salah satunya melalui kegiatan Pemberdayaan Masyarakat di 3 Kabupaten/Kota.

 

Di Kabupaten Tabanan dilaksanakan tanggal 2 Desember 2013 dan di Kabupaten Gianyar tanggal 10 Desember 2013 yang bekerjasama dengan Dinas Kesehatan setempat. Kader yang diundang adalah Kader Dinas Kesehatan dan Puskesmas, PKK, Posyandu dan Tokoh Masyarakat dengan Narasumber dari BBPOM Denpasar dan Dinas Kesehatan.

 

Terakhir di Kota Denpasar dilaksanakan tanggal 13 Desember 2013 yang bekerjasama dengan Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali dengan mengundang Kader Dharma Wanita. Narasumber dari BBPOM di Denpasar. Acara dihadiri dan dibuka oleh Ibu Mangku Pastika sebagai Penasihat Utama Dharma Wanita Persatuan Provinsi Bali. Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. Endang Widowati, Apt. sebagai narasumber memaparkan Bahaya Pangan yang mengandung Bahan Berbahaya serta batasan-batasan tugas Badan POM. Sehingga diharapkan Kader-kader yang ada ikut membantu memberhayakan masyarakat melalui pengawasan serta penyuluhan-penyuluhan agar cerdas dalam memilih produk yang akan dibeli ataupun diproduksi. Materi lainnya tentang Kosmetika.

 

Sebagai masukan dari rangkaian kegiatan ini, diharapkan Badan POM makin meningkatkan pengawasannya sehingga masyarakat benar-benar merasa aman dan terlindungi dalam membeli, memakai dan mengkonsumsi produk-produk yang beredar di pasaran.

 

Balai Besar POM di Denpasar

Sarana