Denpasar, 21 Oktober 2025 - Kabar menggembirakan datang dari Bali. Tiga binaan program prioritas nasional BBPOM di Denpasar berhasil menorehkan prestasi gemilang pada ajang Gerakan Masyarakat Hidup Sehat Sadar Pangan Aman (GERMAS SAPA) Tahun 2025 yang diselenggarakan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan RI.
Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen dan kerja bersama dalam mewujudkan pangan aman dari sekolah hingga pasar.
1. SD Negeri 3 Legian sukses meraih Juara 1 Lomba Sekolah dengan PJAS Aman Tingkat Nasional (Kategori SD/MI Region Tengah).
2. SMP Negeri 3 Kintamani meraih Juara 2 Lomba Sekolah dengan PJAS Aman Tingkat Nasional (Kategori SMP/MTs sederajat Region Tengah).
3. Sementara itu, Pasar Kertawaringin Sari turut mengharumkan nama Bali dengan meraih Juara 3 Pasar Pangan Aman Berbasis Komunitas Tingkat Nasional (Region Tengah).
Capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi sekolah dan pasar binaan, tetapi juga wujud nyata keberhasilan pembinaan berkelanjutan yang dilakukan BBPOM di Denpasar dalam mendukung program prioritas nasional keamanan pangan.
Melalui kegiatan GERMAS SAPA, BPOM RI bersama BBPOM di seluruh Indonesia mendorong terciptanya budaya pangan aman di berbagai lini kehidupan, mulai dari lingkungan sekolah, desa, hingga pasar, sebagai langkah strategis membangun generasi sehat, cerdas, dan produktif.
Antusiasme dan komitmen tinggi dari para pengelola sekolah serta pengurus pasar binaan di Bali menjadi contoh bahwa upaya menjaga keamanan pangan merupakan tanggung jawab bersama, antara pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat.
Penerapan prinsip keamanan pangan yang konsisten di sekolah dan pasar menjadi fondasi penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan mendukung tumbuhnya generasi emas Indonesia.
BBPOM di Denpasar mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, mulai dari kepala sekolah, guru, pengelola kantin, pengelola pasar, hingga masyarakat yang turut aktif dalam memastikan pangan yang dikonsumsi sehari-hari aman, bergizi, dan bermutu.
Yuk, teruskan semangat GERMAS SAPA!
Semoga prestasi ini menjadi inspirasi bagi sekolah, desa, dan pasar lainnya untuk terus membudayakan pangan aman demi generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berdaya saing tinggi.