Memasuki minggu ke-2 bulan Ramadhan, Balai Besar POM di Denpasar tetap secara konsisten melakukan pengawasan makanan buka puasa. Kali ini kegiatan dilakukan di Kabupaten Klungkung, dipimpin langsung oleh Kepala Balai Besar POM di Denpasar Dra. Endang Widowati, Apt. Pengawasan dilakukan di sentra-sentra penjualan makanan Buka Puasa seperti Pasar Sengol Semarapura, Kampung Lebah – Kelurahan Semarapura Kangin dan Kampung Gelgel di Desa Gelgel. Lokasi ini dipilih karena aktivitas peredaran makanan di tempat ini cukup banyak di Bulan Ramadhan. Pasar Sengol merupakan tempat penjualan rutin, tetapi peredaran makanannya meningkat di Bulan Ramadhan. Sedangkan Kampung Lebah dan Kampung Gelgel merupakan pasar dadakan. Lintas sektor yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung.
Pengawasan yang dilakukan menggunakan mobil laboratorium keliling dengan tes kit. Pengujian dilakukan terhadap 36 sampel makanan, dimana 15 sampel dibeli dan diuji di areal Pasar Sengol, 10 sampel dibeli di Kampung Lebah dan 11 sampel dibeli di Kampung Gelgel. Uji dilakukan terhadap kandungan bahan berbahaya yaitu formalin, boraks, rhodamin B dan kuning metanil. Sampel yang dibeli antara lain kolak, es buah/es rujak, bijik, jajan, mie, tahu. Setelah dilakukan uji cepat, hasilnya masih kurang menggembirakan, karena 10 sampel ditemukan mengandung Rhodamin B, antara lain 7 sampel Bijik, 2 sampel Es Buah dan 1 sampel Jajan Abug.
Dari hasil tersebut menunjukkan bahwa perlu upaya lebih keras lagi dalam rangka mewujudkan Bali bebas dari pangan yang mengandung bahan berbahaya, khususnya Rhodamin B…
BBPOM Di Denpasar