Langkah Kecil, Dampak Besar untuk Perempuan Sehat, BBPOM di Denpasar dan Dharma Wanita Persatuan Hadirkan Vaksinasi HPV di HUT ke-25 BPOM

27-01-2026 Balai Besar/Balai POM Dilihat 244 kali

Menyambut Hari Ulang Tahun ke-25 Badan Pengawas Obat dan Makanan, Balai Besar POM di Denpasar bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) BBPOM di Denpasar menghadirkan aksi nyata kepedulian kesehatan melalui kegiatan Vaksinasi Human Papillomavirus (HPV).

Kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 27 Januari 2026, di Aula Bima BBPOM di Denpasar ini menjadi ruang kebersamaan antara BPOM, DWP, dan masyarakat dalam upaya mencegah kanker serviks sejak dini. Sejak pagi hingga siang hari, suasana kegiatan berlangsung hangat, tertib, dan penuh antusiasme.

Sebanyak 196 peserta yang terdiri dari ASN, serta masyarakat umum mengikuti vaksinasi dengan dukungan 5 tenaga medis dan tim BBPOM di Denpasar. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman dan lancar, serta berdasarkan hasil observasi tidak ditemukan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI).

Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt., menyampaikan bahwa vaksinasi ini merupakan bagian dari program nasional “Sejuta Vaksin HPV” yang diinisiasi KORPRI Pusat dan dilaksanakan serentak oleh BPOM di seluruh Indonesia, dengan biaya subsidi Rp290.000 per orang.

“Melalui sinergi ini, kami ingin memastikan perempuan memiliki akses yang lebih mudah terhadap upaya pencegahan kanker serviks. Ini adalah bentuk kepedulian dan pengabdian BPOM kepada masyarakat,” ungkapnya.

Peran Dharma Wanita Persatuan BBPOM di Denpasar menjadi bagian penting dalam pelaksanaan kegiatan ini, mulai dari dukungan koordinasi hingga pendampingan peserta. Sinergi ini menegaskan bahwa upaya menjaga kesehatan keluarga dan masyarakat adalah tanggung jawab bersama, yang dimulai dari kepedulian dan kebersamaan.

Vaksinasi HPV ini merupakan tahap pertama dari rangkaian tiga dosis yang akan dilanjutkan sesuai jadwal. Melalui kegiatan ini, BBPOM di Denpasar berharap semakin banyak perempuan yang terlindungi dan semakin tumbuh kesadaran bahwa pencegahan adalah investasi kesehatan jangka panjang.

Di usia ke-25, BPOM terus melangkah lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya mengawal keamanan Obat dan Makanan, tetapi juga hadir menjaga kesehatan, memberdayakan perempuan, dan membangun masa depan Indonesia yang lebih sehat. 


 

Sarana