Denpasar – Rabu, 14 Januari 2026, Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Bali, Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si., melakukan audensi ke Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Denpasar sebagai upaya memperkuat sinergi antarinstansi dalam pengawasan obat dan makanan serta pencegahan penyalahgunaan narkotika dan obat-obatan tertentu. Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Kepala BBPOM di Denpasar, Dra. I Gusti Ayu Adhi Aryapatni, Apt., beserta jajaran. Brigjen Pol. Drs. Budi Sajidin, M.Si. yang dilantik sebagai Kepala BNNP Bali pada 15 Desember 2025 lalu menyampaikan apresiasi atas penerimaan dan kerjasama yang selama ini telah terjalin antara BNN dengan Badan POM.
Pengguna narkoba di Indonesia semakin meningkat tiap tahunnya, hingga mencapai 4,1 juta pengguna saat ini. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai pasar potensial peredaran narkoba. Jika hal ini tidak dicegah, maka akan merusak generasi bangsa Indonesia. Kepala BNNP Bali menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam upaya pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika sebagai salah satu musuh Negara bersama dengan korupsi dan terorisme. Seiring dengan perkembangan jaman, saat ini pengawasan jalur legal peredaran narkoba dan obat-obat tertentu sangat penting untuk dilakukan. Sinergi dengan BPOM dinilai strategis untuk mendukung deteksi dini dan penindakan terhadap penyalahgunaan narkoba dan obat-obat tertentu di masyarakat. Menjaga Bali menjadi tanggungjawab bersama seluruh instansi, termasuk instansi vertikal yang ada di wilayah provinsi Bali. Berbagai isu startegis yang belakangan terjadi di Bali akan berdampak pada pariwisata Bali, yang nantinya akan mempengaruhi perekonomian di Bali.
Dalam pertemuan ini, kedua pihak membahas penguatan koordinasi dan pertukaran informasi terkait pengawasan peredaran obat, termasuk potensi penyalahgunaan obat-obatan tertentu yang rawan disalahgunakan dan beririsan dengan tindak pidana narkotika. Sementara itu, Kepala BBPOM di Denpasar menyampaikan komitmen BPOM untuk terus mendukung upaya pencegahan narkotika melalui pengawasan obat dan makanan yang aman, bermutu, dan bermanfaat. BBPOM juga siap memperkuat kerja sama dengan BNNP Bali dalam bentuk koordinasi teknis, edukasi masyarakat, serta penguatan kapasitas sumber daya pengawas. Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi yang semakin kuat antara BNNP Bali dan BBPOM di Denpasar dalam melindungi masyarakat Bali dari ancaman penyalahgunaan narkotika serta peredaran obat dan makanan yang tidak memenuhi ketentuan, demi terwujudnya kesehatan dan keamanan masyarakat Bali. Ingat selalu Cek KLIK, Bersama kita “War on Drug For Humanity”, Bersama kita jaga Bali. (AJ)